InfoMatoa, (Waropen) | Pemerintah Kabupaten Waropen meresmikan Gedung Gereja Baru Betlehem sekaligus Pos Pelayanan Iman (PI) di Kampung Mirare, Distrik Wapoga. Wakil Bupati Waropen, Yoel Boari, membuka acara dan memimpin seluruh rangkaian kegiatan dengan langsung memeriksa kesiapan panitia dan peserta. Selain itu, Ketua DPRK Waropen, Yenike Dipan, S.Sos, serta Pnt. Rasmus D.A. Haya, SH mendampingi beliau dan memastikan setiap prosesi berjalan lancar. Para jemaat mengikuti arahan panitia secara aktif, menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap kegiatan.
Rangkaian Peresmian
Acara dimulai dengan sambutan Wakil Bupati yang menyampaikan rasa syukur atas semangat masyarakat membangun tempat ibadah. Selanjutnya, pejabat daerah memimpin prosesi simbolis peresmian gedung. Para jemaat menyambut kegiatan ini dengan sukacita dan aktif mengikuti setiap prosesi. Sementara itu, Wakil Ketua Klasis Waropen memberikan arahan tentang pemanfaatan fasilitas baru agar seluruh jemaat dapat menggunakan gedung dengan optimal.
Sambutan Wakil Bupati
Wakil Bupati Yoel Boari menekankan bahwa gedung gereja berfungsi sebagai pusat pembinaan iman sekaligus memperkuat persaudaraan di masyarakat.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Waropen sangat mendukung pembangunan sarana keagamaan seperti ini sebagai bagian dari upaya memperkuat moral, karakter, dan kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, beliau mengajak seluruh jemaat menjaga dan memanfaatkan fasilitas baru demi kemajuan iman dan kesejahteraan bersama.
“Mari kita jaga bersama fasilitas ini agar dapat dimanfaatkan dengan baik demi kemajuan iman dan kesejahteraan bersama,” tambahnya.
Penutup dan Harapan
Pejabat daerah memimpin doa penutup, lalu rombongan pemerintah kembali ke Waren dalam keadaan aman dan tertib. Dengan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Waropen menegaskan komitmen memperkuat kehidupan beragama dan membangun kebersamaan di Distrik Wapoga. Bahkan, Pos Pelayanan Iman dan Gedung Gereja Baru Betlehem memungkinkan pelayanan spiritual berjalan lebih optimal. Dengan demikian, gedung baru menjadi sumber kedamaian, persaudaraan, dan pusat aktivitas keagamaan yang aktif bagi seluruh umat. [Red]









