InfoMatoa, (Jayapura) | Nelayan di Kampung Tablasupa, Kabupaten Jayapura, kini memiliki harapan baru dalam meningkatkan pendapatan hasil laut sekaligus membuka peluang usaha wisata bahari. Harapan tersebut hadir melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Cenderawasih yang memperkenalkan inovasi lampu celup dan atraktor ikan pada rumpon laut dangkal.
Program yang digagas dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Perikanan ini bertujuan memadukan teknologi sederhana dengan potensi wisata mancing di kawasan pesisir. Lampu celup digunakan untuk menarik ikan pada malam hari, sementara atraktor ikan berupa struktur buatan yang menciptakan habitat baru di sekitar rumpon.
Ketua tim PKM, Kalvin Paiki, menjelaskan bahwa inovasi ini tidak hanya meningkatkan hasil tangkapan nelayan, tetapi juga membuka peluang baru di sektor pariwisata.
“Dengan adanya lampu celup dan atraktor ikan, jumlah dan variasi ikan meningkat. Hal ini membuat wisatawan semakin tertarik datang untuk memancing. Jadi, nelayan tidak hanya mengandalkan hasil tangkapan, tapi juga bisa mendapatkan penghasilan dari jasa wisata,” ungkapnya di Kampung Tablasupa, Senin (15/9).
Selain memperkenalkan teknologi, tim PKM juga memberikan pelatihan pembuatan dan penggunaan alat tersebut kepada para nelayan, serta membantu promosi wisata mancing melalui media sosial dan jejaring pariwisata lokal. Hasilnya, dalam beberapa bulan terakhir kunjungan wisatawan ke Kampung Tablasupa mengalami peningkatan signifikan.
Salah satu nelayan, Darius Somisu, mengaku sangat terbantu dengan program ini.
“Sekarang bukan hanya hasil tangkapan yang bertambah, tapi juga ada wisatawan yang datang untuk mancing. Kami bisa menyewakan perahu dan menyediakan konsumsi. Jadi, ada peluang usaha baru bagi masyarakat,” ujarnya.
Keberhasilan inovasi ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal di wilayah pesisir Papua. Dengan sinergi antara teknologi, pemberdayaan masyarakat, dan wisata bahari, Tablasupa perlahan menjelma sebagai destinasi mancing unggulan di Kabupaten Jayapura. [Red]









