ASEAN Mantapkan Komitmen Transisi Energi Berkelanjutan Jelang AMEM ke-43 di Kuala Lumpur

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 19:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Kuala Lumpur) | Negara-negara ASEAN terus memperkuat komitmen terhadap transisi energi berkelanjutan menjelang Pertemuan Menteri Energi ASEAN (AMEM) ke-43 di Kuala Lumpur Convention Centre, Malaysia. Kementerian Transisi Energi dan Transformasi Air (PETRA) secara resmi membuka kegiatan tersebut pada Selasa (14/10).

ASEAN Perkuat Kolaborasi Energi

Pertemuan pejabat senior bidang energi ASEAN (SOME) menjadi pembuka rangkaian AMEM ke-43. Para delegasi dari seluruh negara anggota ASEAN dan Timor-Leste hadir untuk menyelaraskan arah kebijakan energi kawasan. Mereka menegaskan tekad bersama untuk mempercepat transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan.

Dalam diskusi itu, peserta menyoroti tiga isu penting, yakni ketahanan energi, keberlanjutan, dan integrasi energi regional. Mereka juga menyepakati target baru untuk menurunkan intensitas energi hingga 40 persen. Selain itu, porsi energi terbarukan akan ditingkatkan menjadi 30 persen dari total pasokan energi primer. Pada tahun 2030, kapasitas pembangkitan energi baru terbarukan diharapkan mencapai 45 persen.

Baca Juga :  Pemimpin Eropa Dukung Langkah Trump Hadapi Rusia Jelang Pertemuan dengan Putin

Langkah Strategis dan Dukungan Global

Kemudian, ASEAN meluncurkan beberapa inisiatif baru guna memperkuat kerja sama energi lintas negara. Di antaranya MoU ASEAN Power Grid, Peta Jalan Energi Terbarukan ASEAN, dan Inisiatif Pembiayaan Jaringan Listrik ASEAN (APGF). Program ini melibatkan dukungan dari Bank Dunia serta Bank Pembangunan Asia (ADB). Melalui langkah ini, ASEAN ingin mempercepat integrasi energi yang inklusif dan berkeadilan di seluruh kawasan.

Sementara itu, Malaysia selaku Ketua Jaringan Sub-Sektor Energi Terbarukan ASEAN (RE-SSN) melaporkan peningkatan signifikan kapasitas energi terbarukan di Asia Tenggara. Hingga 2023, kapasitas tersebut telah mencapai 34,4 persen, mendekati target regional 35 persen pada 2025. Capaian ini menunjukkan kemajuan nyata yang patut diapresiasi.

Baca Juga :  Prabowo Beri Penghargaan Bintang Jasa Utama kepada Bill Gates atas Dedikasi di Indonesia

Penguatan SDM dan Regulasi Regional

Selain fokus pada pembangunan energi, Malaysia juga memperkenalkan ASEAN School of Regulation. Lembaga ini berfungsi sebagai pusat pelatihan dan riset kebijakan energi. Dengan kehadiran sekolah ini, negara-negara anggota dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus menyusun regulasi yang responsif terhadap perubahan global.

Selanjutnya, hasil pertemuan SOME menghasilkan rekomendasi penting untuk dibawa ke AMEM ke-43. Rekomendasi tersebut mencakup pengesahan APAEC 2026–2030, prioritas kerja sama energi lintas negara, dan kemitraan dengan lembaga internasional seperti IEA, IRENA, serta ADB. Oleh karena itu, ASEAN optimistis mampu membangun sistem energi yang tangguh, hijau, dan berkelanjutan untuk masa depan kawasan Asia Tenggara.
[Red]

BERITA LAINNYA

Gedung Putih Tegaskan Sikap Trump soal Greenland Tetap Sama
China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi
Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa
KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada
Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland
Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral
Setelah Maduro, Trump Isyaratkan Tumbangkan Presiden Kolombia dan Pemimpin Iran
AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam Operasi Militer Rahasia
Berita ini 5 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:19 WIT

Gedung Putih Tegaskan Sikap Trump soal Greenland Tetap Sama

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIT

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIT

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:05 WIT

KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

Berita Terbaru

Eropa - Amerika

Gedung Putih Tegaskan Sikap Trump soal Greenland Tetap Sama

Jumat, 16 Jan 2026 - 12:19 WIT

error: Content is protected !!