InfoMatoa, (Boven Digoel) | Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Boven Digoel bersama tokoh adat Koroway menggelar kegiatan Sosialisasi Forum Masyarakat Adat Bersatu untuk Membentuk Komitmen Masyarakat dalam Mendukung Kebijakan Pemerintah, di Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan, pada 15 Oktober. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran masyarakat adat dalam menjaga perdamaian serta mendukung pembangunan daerah.
Partisipasi Tokoh Adat dan Warga Koroway
Acara ini dihadiri tokoh adat, pemuka masyarakat, dan warga Koroway dari berbagai kampung. Kegiatan dimulai dengan doa yang dipimpin Merfin Kurufe, S.Kom (Sekretaris II LMA Boven Digoel), kemudian dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selain itu, panitia menyediakan sesi diskusi agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara langsung.
Pesan Perdamaian dari Ketua Wilayah Koroway
Ketua IV Wilayah Koroway, Adonia Yalengkatu, S.Th, menekankan pentingnya membangun perdamaian dari tingkat keluarga hingga lingkungan sekitar.
“Kalau keluarga kita damai, lingkungan pun akan ikut damai, dan Papua akan menjadi tanah yang penuh kedamaian.” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa masyarakat harus menjauhi minuman keras dan narkoba karena bisa merusak masa depan generasi muda.
“Miras tidak cocok di tanah kita. Itu hanya membahayakan diri sendiri dan merusak masa depan,” tegas Adonia.
Dukungan terhadap Program Pemerintah
Selanjutnya, Adonia menyampaikan dukungan penuh terhadap program pemerintah pusat maupun daerah. Ia juga mengingatkan warga agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu keamanan.
“Kami sepakat dengan program pemerintah dan tidak setuju dengan OPM yang mengganggu keamanan di Papua. Jangan mudah terprovokasi isu-isu yang merusak Kamtibmas,” katanya.
Selain itu, ia mengajak seluruh warga untuk aktif berpartisipasi dalam program pembangunan di wilayah Boven Digoel.
Kerja Sama Masyarakat Adat dan Pemerintah
Dalam sesi himbauan bersama, Adonia kembali menekankan pentingnya kerja sama masyarakat hukum adat Koroway dengan pemerintah.
“Mari kita sepakat bersama menjalankan program pembangunan yang sudah, sedang, dan akan berjalan di bawah pemerintahan yang sah,” serunya.
Acara diakhiri dengan foto bersama, makan siang, serta pembagian sembako kepada masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas antar warga serta menegaskan komitmen terhadap stabilitas dan pembangunan daerah. [Red]









