InfoMatoa, (Yahukimo) | Pada Kamis (16/10), Jemaat GIDI Siloam menggelar peresmian Gedung Gereja sekaligus membuka Rapat Badan Pekerja Lingkungan (BPL) di halaman Gereja GIDI Jemaat Siloam, Jl. Poros Logpon Km 4, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Panitia menetapkan tema acara ‘Memelihara Kesatuan (Efesus 4:16): Bersatu Kita Kuat, Bercerai Kita Runtuh’, dan sekitar 300 jemaat serta tamu undangan menghadiri kegiatan ini.
Rangkaian Acara
Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, SH., M.M., memimpin langsung seluruh rangkaian kegiatan. Wakil Bupati Essau Miram, Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf Didiet Trilaksono, Kapolres AKBP Zet Saalino, serta Presiden Gereja GIDI, Pdt. Usman Kobak, hadir mendampingi acara. Pendeta setempat memulai acara dengan doa pembuka, lalu jemaat menampilkan persembahan tari-tarian dan puji-pujian. Selain itu, panitia pembangunan memaparkan laporan lengkap mengenai proses pembangunan gedung gereja dan rangkaian peresmian yang mereka jalankan.
Pdt. Matius Pahabol memimpin ibadah singkat dan mengukuhkan pengurus Gereja GIDI Klasis Dekai agar mereka dapat menjalankan tugas pelayanan dengan baik. Prosesi peresmian berlanjut dengan pengurus dan panitia menandatangani dokumen dan memotong pita sebagai simbol pentabisan gedung gereja.
Sambutan dan Pesan Damai
Pdt. Usman Kobak menyampaikan sambutan hangat.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pembangunan gereja. Gedung ini menjadi tempat membangun kasih dan kedamaian,” ujarnya.
Ia juga meminta maaf atas insiden pembunuhan yang terjadi sehari sebelumnya dan menegaskan bahwa pihak luar melakukan tindakan itu, sehingga jemaat tidak terlibat dalam kejadian tersebut.
Bupati Yahukimo menekankan pentingnya membangun iman yang lebih besar daripada bangunan gereja.
“Mari kita hargai nilai kasih dan kehidupan. Generasi muda harus terus menjaga perdamaian di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia mendorong jemaat mencontoh sikap toleransi dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari.
Penutupan dan Jamuan Kasih
Panitia menutup acara dengan menyerahkan dokumen BPL secara simbolis, memimpin doa penutup, dan menyajikan jamuan kasih yang menghadirkan berbagai hidangan lokal. Polres, Brimob, TNI, Marinir, dan Satpol PP mengamankan seluruh rangkaian kegiatan sehingga jemaat dan tamu undangan dapat mengikuti acara dengan khidmat, penuh sukacita, dan lancar hingga akhir. [Red]









