InfoMatoa, (Asmat) | Para tokoh adat dan pemuda Rumpun Bismam menggelar tatap muka di Aula Keuskupan Agats, Kabupaten Asmat, pada Selasa (22/10). Kegiatan bertema “Menguatkan Peran Pemuda Rumpun Bismam terhadap Program Pemerintah dan Menciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif di Kabupaten Asmat” ini menjadi ruang penting bagi generasi muda untuk memperkuat komitmen terhadap pembangunan daerah dan perdamaian.
Peran Pemuda dalam Perdamaian
Kegiatan tersebut dihadiri Tetua Adat Rumpun Bismam Feliks Owom, Pastur Lukas A. Lega Sando dari Sekretariat Keadilan dan Perdamaian Keuskupan Agats, serta Ketua Pemuda Rumpun Bismam Yanto Safan, yang juga mantan anggota DPR Kabupaten Asmat. Selain mereka, hadir pula para pemuda dari berbagai kampung di wilayah rumpun Bismam.
Dalam arahannya, Feliks Owom menegaskan pentingnya persatuan dan peran aktif generasi muda dalam mendukung program pemerintah. Ia juga mengingatkan agar pemuda ikut menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Asmat.
“Pemuda harus menjadi garda terdepan menjaga kedamaian. Kami menolak segala bentuk kekerasan yang merusak ketentraman masyarakat Bismam.“ujar Feliks.
Lawan Pengaruh Miras
Sementara itu, Pastur Lukas A. Lega Sando menyoroti bahaya minuman keras (miras) yang sering memicu kekerasan di wilayah Asmat. Ia mengajak pemuda menjauhi pergaulan negatif dan aktif mengikuti kegiatan positif, baik dalam organisasi kepemudaan maupun di lingkungan gereja.
“Miras merusak masa depan. Pemuda Bismam harus memilih jalan yang benar dan menjadi contoh bagi generasi berikutnya.“tegas Pastur Lukas.
Gerakan Pemuda Anti-Miras
Senada dengan itu, Yanto Safan mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen pemuda di Distrik Agats telah terpengaruh oleh miras. Ia mengajak pemuda Rumpun Bismam menjadi pelopor gerakan anti-miras dan penjaga nilai-nilai perdamaian leluhur.
“Distrik Agats harus menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menjaga kedamaian dan membangun karakter pemuda Asmat.“katanya.
Sebagai penutup, para peserta menyanyikan lagu “Tanah Papua” dan mendeklarasikan dukungan terhadap program pemerintah serta komitmen menjaga keamanan di Kabupaten Asmat. Suasana acara berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan, mencerminkan tekad bersama membangun Asmat yang aman, damai, dan bermartabat. [Red]









