InfoMatoa, (Sarmi) | Dinas Perikanan Kabupaten Sarmi menggelar Pembinaan Teknis Usaha Pengelolaan dan Pemasaran Ikan untuk UMKM perikanan. Kegiatan berlangsung di Aula Hotel Revior, Jalan Inpres, Distrik Sarmi, Senin (28/10). Selain itu, kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para pelaku usaha lokal.
Peningkatan Kapasitas Pelaku UMKM
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha mengolah dan memasarkan produk ikan yang bermutu serta aman dikonsumsi. Kemudian, peserta juga mendapat bimbingan cara meningkatkan daya jual produk. Sebanyak 60 pelaku UMKM mengikuti pembinaan ini dan tampak antusias.
Acara dipimpin Kepala Bidang P2HP Dinas Perikanan Kabupaten Sarmi, Jodi Boseren. Selain itu, hadir Bupati Sarmi Dominggus Catue, Kadis Perikanan Fredrik Sawefkoy, Kadis Perindagkop dan UKM Mutmainnah HS. Dimo, Kadis Ketahanan Pangan Muhammad Saade Pariama, Viktor Hendrik Sikoway dari DPMPTSP Kota Jayapura, serta Danlanal Sarmi Mayor Laut (P) Aris Hendriyatno.
Dorong Produk Berdaya Saing
Bupati Dominggus menegaskan bahwa pembinaan teknis ini selaras dengan visi daerah: “Bersatu Mewujudkan Sarmi Lebih Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.” Selain memberi pengetahuan teknis, kegiatan ini juga membuka motivasi bagi peserta untuk berkembang.
“Melalui pelatihan ini, kita memperkuat ekonomi masyarakat pesisir dan membuka peluang usaha agar pelaku UMKM semakin mandiri serta berkelanjutan,” ujar Bupati Dominggus.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kemasan sebagai bagian dari strategi pemasaran yang baik.
“Kemasan yang baik mencerminkan kualitas dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Label menjadi bentuk legalitas serta jaminan mutu,” tambahnya.
Legalitas dan Keamanan Pangan
Sementara itu, Kadis Perikanan Fredrik Sawefkoy menegaskan pentingnya sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) dan sertifikat halal sebagai syarat pemasaran produk.
“P-IRT memastikan produk bisa beredar secara legal dan aman untuk konsumen,” katanya.
Selanjutnya, dalam sesi materi, Viktor Hendrik Sikoway menyampaikan standar keamanan pangan, sanitasi, serta proses perizinan usaha untuk meningkatkan daya saing UMKM. Oleh karena itu, ia berharap pelaku UMKM perikanan Sarmi semakin percaya diri memasarkan produk mereka.
Akhirnya, kegiatan ditutup dengan penyematan tanda peserta dan foto bersama. Acara berjalan lancar dan menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah untuk memperkuat UMKM perikanan agar semakin tangguh, inovatif, dan berdaya saing. [Red]









