InfoMatoa, (Kota Jayapura) | Suasana Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Distrik Abepura, Kota Jayapura, Senin (1/12), tampak semarak dan penuh makna. Sekitar dua ratus peserta mengikuti Pawai Merah Putih yang digelar Dewan Pimpinan Cabang Barisan Merah Putih (DPC BMP) Kota Jayapura. Selain itu, penyelenggara mengangkat tema “Bersatu Bersama untuk Indonesia Bebas dari HIV/AIDS“. Ketua DPC BMP Kota Jayapura, Bobby J. E. Awi, S.STP memimpin langsung jalannya pawai.
Sejumlah tokoh penting hadir dalam kegiatan ini. Mereka terdiri dari Wali Kota Jayapura Abisai Rollo, S.H., M.H., tokoh adat George Arnold Awi, sejumlah Ondoafi, aparat keamanan, hingga jajaran BMP tingkat kampung. Penyelenggara memulai rangkaian acara dengan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, mereka membacakan deklarasi pencegahan HIV/AIDS. Deklarasi itu menekankan nilai persatuan, kepedulian sosial, akses kesehatan yang aman, serta sikap menolak diskriminasi terhadap orang dengan HIV.
Ketua DPC BMP Kota Jayapura, Bobby J. E. Awi menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar pawai seremonial. Selain itu, ia menyebut gerakan ini sebagai upaya memperkuat ketahanan bangsa melalui kesadaran akan bahaya HIV/AIDS.
“Penanggulangan HIV/AIDS di Papua adalah bagian dari menjaga ketahanan bangsa dan keutuhan NKRI. Kami siap membangun Papua yang sehat dan berdaya,” ujarnya dalam deklarasi di hadapan seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menyampaikan kekhawatiran atas tingginya jumlah kasus HIV/AIDS di wilayahnya. Selain itu, ia menekankan pentingnya edukasi sejak dini.
“HIV/AIDS di Kota Jayapura sudah lebih dari 1.200 kasus. Jangan sampai kita terjebak. Edukasi akan diperkuat di sekolah-sekolah,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga persatuan. Selain itu, ia meminta warga terus mengibarkan bendera merah putih sebagai simbol komitmen kebangsaan.
Pawai resmi mulai di PYCH dan berakhir kembali di lokasi yang sama. Setelah itu, peserta melanjutkan kegiatan dengan makan siang, pembagian doorprize, dan doa penutup.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap kesadaran masyarakat Papua dalam memahami, mencegah, dan menangani HIV/AIDS semakin menguat. Selain itu, mereka menargetkan gerakan BMP Kota Jayapura berkembang menjadi upaya edukasi berkelanjutan. Upaya ini melibatkan sekolah, keluarga, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan begitu, Papua mampu melahirkan generasi yang sehat, berdaya, dan tetap teguh menjaga Merah Putih di bumi Cenderawasih. [Red]









