Akademisi Asal Jerman dan Belgia Beri Kuliah Umum Antropologi di Universitas OKMIN Papua

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Pegunungan Bintang) | Universitas OKMIN Papua di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kamis (11/12), menjadi tuan rumah kunjungan akademik dan kuliah umum. Selain itu, kegiatan ini mengangkat tema Antropologi, Entoarkeologi, dan Etnologi Papua. Dua akademisi asing hadir, yakni Prof. Wulf Schiefenhovel dari Jerman dan Dr. Marian Bert R. Vanhaeren dari Belgia.

Dalam materi kuliah umumnya, Prof. Wulf menyampaikan materi penting berdasarkan penelitian yang ia publikasikan pada 2017. Ia memaparkan temuan tentang jejak hunian manusia masa lalu di Pegunungan Bintang. Selain itu, ia menjelaskan migrasi awal manusia Papua dan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan ekstrem. Ia juga menyoroti kekayaan budaya serta bahasa Papua yang termasuk tertinggi di dunia. Menurutnya, keragaman itu muncul karena kondisi geografis terjal yang memisahkan kelompok masyarakat selama ribuan tahun.

Baca Juga :  Mahasiswa UNCEN Panus Yando Wakili Papua di Education Festival 2025, Sodorkan Gagasan Revolusioner untuk Pendidikan 3T

Prof. Wulf membahas perubahan sosial masyarakat Mek dan Eipo sejak 1970-an. Ia menilai tingkat kekerasan menurun setelah pendidikan dan agama masuk ke wilayah tersebut. Selain itu, ia menyebut tradisi seperti pembuatan kapak batu dan ritual adat tetap bertahan hingga kini. Ia juga memperkenalkan konsep pseudospeciation sebagai proses pembentukan identitas kelompok. Terakhir, ia menegaskan potensi besar Pegunungan Bintang untuk penelitian arkeologi dan genetika karena wilayah ini masih minim eksplorasi ilmiah. [Red]

BERITA LAINNYA

Maraton Kunker Wapres Gibran di Papua: Dari Sekolah Rakyat Biak, Main Bola di Wamena, hingga Agendakan Yahukimo
Usai dari Biak Numfor, Gibran Lanjutkan Kunjungan ke Wamena
Pemkab Jayawijaya Pastikan Rekrutmen Taruna PTDI-STTD 2026, Lulusan Dijamin Jadi ASN
Enam Warga Diamankan Aparat di Dekai Yahukimo, Akhirnya Dibebaskan
Duka di Balik Kontak Senjata Nduga: Praka Satria Taopan Gugur dalam Tugas
Dana Desa Tahap II Distrik Apalapsili Cair, Penyaluran Dipusatkan di Bank Papua Elelim
Awal Tahun 2026, Stok BBM di Kenyam Nduga Dipastikan Aman dan Mencukupi
Membentang di 3 Provinsi, Luas Taman Nasional Lorentz Tembus 2,4 Juta Hektare
Berita ini 3 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:12 WIT

Maraton Kunker Wapres Gibran di Papua: Dari Sekolah Rakyat Biak, Main Bola di Wamena, hingga Agendakan Yahukimo

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:51 WIT

Usai dari Biak Numfor, Gibran Lanjutkan Kunjungan ke Wamena

Senin, 12 Januari 2026 - 10:17 WIT

Pemkab Jayawijaya Pastikan Rekrutmen Taruna PTDI-STTD 2026, Lulusan Dijamin Jadi ASN

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:40 WIT

Enam Warga Diamankan Aparat di Dekai Yahukimo, Akhirnya Dibebaskan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:45 WIT

Duka di Balik Kontak Senjata Nduga: Praka Satria Taopan Gugur dalam Tugas

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!