KKB Jadi Ancaman Utama Kamtibmas Papua Tengah 2026, Polda Siapkan Operasi Terpadu

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026 - 09:39 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Nabire) | Polda Papua Tengah memetakan gangguan keamanan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Pihak kepolisian menganggap hal tersebut sebagai tantangan utama sepanjang tahun 2026. Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare menyampaikan hal tersebut saat refleksi akhir tahun. Beliau berpidato di Mapolda Papua Tengah pada Selasa (30/12).

Beliau mengungkapkan aksi kekerasan KKB sepanjang tahun 2025. Aksi tersebut meliputi pembakaran fasilitas publik hingga penembakan personel TNI-Polri. Kelompok bersenjata pimpinan Tenius Kulua dan Kalenak Murib menghanguskan empat bangunan di Distrik Sinak. Peristiwa pembakaran tersebut terjadi di Kabupaten Puncak.

Baca Juga :  Jelang HUT RI ke-80, Polres Tolikara Intensifkan Patroli Siang–Malam untuk Hadirkan Rasa Aman

Selain itu, aksi penembakan menyebabkan gugurnya satu anggota Polres Puncak Jaya. Dua personel Brimob juga gugur saat menjalankan tugas mereka. Selanjutnya, Papare menyebutkan sejumlah wilayah masih masuk zona merah. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Puncak Jaya, Puncak, Mimika, dan Intan Jaya.

KKB berpotensi melakukan pembakaran fasilitas pemerintah, penghadangan, serta penembakan terhadap aparat dan masyarakat,” ujar Papare.

Polda Papua Tengah juga menyoroti aktivitas kelompok kriminal politik. Kelompok tersebut kerap menghasut massa untuk melakukan demonstrasi anarkis. Selain itu, isu tapal batas di Distrik Kapiraya menjadi perhatian khusus pada 2026. Kepolisian juga mewaspadai tingginya angka pencurian dengan kekerasan saat ini.

Baca Juga :  Sambut Tahun Baru 2026, Kapolres Biak Numfor Minta Warga Tak Euforia Berlebihan

Polda Papua Tengah telah menyiapkan strategi operasi kepolisian terpadu. Hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi eskalasi konflik di wilayah hukumnya. Polisi akan meningkatkan intensitas patroli pada jam-jam rawan. Langkah tersebut menjamin keselamatan masyarakat di pusat-pusat keramaian.

Penegakan hukum tetap akan kami lakukan terhadap siapa pun yang mengganggu kamtibmas di Papua Tengah,” tegas Papare.

[Red]

BERITA LAINNYA

BMKG Catat Angin Kencang Landa Mimika, Biak Waspadai Gelombang Tinggi
Bupati Mimika Tepati Janji, Bus Sekolah Layani Siswa SD Negeri 11 Tuapa
Polsek Miru Amankan Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar, Korban Masih Dirawat di RSMM
Pemprov Papua Tengah Salurkan Lampu Tenaga Surya untuk Warga Intan Jaya
Pemprov Papua Tengah Pastikan 801 Guru Lulus PPG, Pendidikan Jadi Prioritas Daerah
MRP Papua Tengah Desak Aparat Tegakkan Hukum atas Konflik Kwamki Narama
Pembangunan Pusat Pemerintahan Kaladiri Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Bupati Mimika Ajak Warga Jadikan Tahun Baru 2026 Momentum Perkuat Persaudaraan
Berita ini 2 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:03 WIT

BMKG Catat Angin Kencang Landa Mimika, Biak Waspadai Gelombang Tinggi

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:35 WIT

Bupati Mimika Tepati Janji, Bus Sekolah Layani Siswa SD Negeri 11 Tuapa

Senin, 12 Januari 2026 - 07:57 WIT

Polsek Miru Amankan Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar, Korban Masih Dirawat di RSMM

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:14 WIT

Pemprov Papua Tengah Salurkan Lampu Tenaga Surya untuk Warga Intan Jaya

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:14 WIT

Pemprov Papua Tengah Pastikan 801 Guru Lulus PPG, Pendidikan Jadi Prioritas Daerah

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!