InfoMatoa, (Jayapura) | Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Papua mengimbau calon haji segera bertindak. Mereka meminta jamaah yang lolos syarat kesehatan segera melunasi BPIH Tahun 2026. Hal ini penting karena masa pelunasan tahap II sangat terbatas.
Kepala Kanwil Kemenhaj Papua Musa Narwawan memberikan penjelasan di Jayapura, Selasa (6/1). Pelunasan tahap pertama sudah berlangsung pada akhir tahun 2025. Selanjutnya, saat ini memasuki masa pelunasan tahap II pada 2-9 Januari 2026.
“Pelunasan tahap kedua ini sangat menentukan karena waktunya singkat. Kami mengimbau jamaah yang sudah memenuhi persyaratan agar segera melakukan pelunasan,” katanya.
Progres Pelunasan dan Peran Pendamping
Data Siskohat per 5 Januari 2026 menunjukkan angka yang cukup signifikan. Sebanyak 691 calon haji Papua telah melunasi biaya haji mereka. Angka ini mencapai 74,8 persen dari total kuota provinsi tahun ini.
Musa meminta peran aktif dari seluruh pemangku kepentingan di daerah. Kantor Kemenhaj kabupaten dan kota serta KBIHU harus memberikan pendampingan maksimal. Mereka perlu memfasilitasi jamaah dalam proses pelunasan secara intensif.
“Untuk itu diperlukan peran aktif seluruh pemangku kepentingan. KBIHU harus mendampingi dan memfasilitasi jamaah dalam proses pelunasan,” ujarnya.
Pihaknya meminta calon haji yang sudah mengantongi surat kesehatan segera bergerak. Mereka harus mendatangi bank penerima setoran untuk membayar biaya haji. Langkah cepat ini akan mengamankan posisi jamaah dalam daftar keberangkatan.
Batas Akhir dan Optimalisasi Kuota Daerah
Batas akhir pelunasan jatuh pada 9 Januari 2026 pukul 23.00 WIT. Pemerintah akan mengalihkan kuota kepada jamaah cadangan jika pelunasan tidak terjadi. Selain itu, pusat akan mengambil sisa kuota untuk alokasi provinsi lain.
“Jika hingga batas akhir jamaah tidak melakukan pelunasan, maka kuota tersebut beralih kepada jamaah cadangan. Sisa kuota akan kembali ke pusat untuk provinsi lain,” katanya.
Musa mengungkapkan tingkat pelunasan di wilayah perkotaan masih tergolong rendah. Kota Jayapura baru mencapai sekitar 180 calon haji saat ini. Padahal, lebih dari 300 orang berhak melakukan pelunasan di wilayah tersebut.
Sebaliknya, wilayah pegunungan selatan justru menunjukkan progres pelunasan yang lebih cepat. Musa berharap KBIHU di wilayah Jayapura, Mimika, dan Merauke terus mendampingi jamaah. Mereka harus memacu jamaah untuk segera membayar BPIH sebelum waktu habis.
Musa tetap optimistis kuota haji Papua sebanyak 933 jamaah dapat terpenuhi. Jumlah tersebut sudah mencakup jamaah reguler beserta para petugas haji. Papua berpeluang memberangkatkan lebih dari dua kelompok terbang ke Tanah Suci tahun ini. [Red]









