InfoMatoa, (Merauke) | Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Selatan, Damianus Katayu, memimpin kegiatan pemberdayaan dan penyaluran bantuan sosial kepada jemaat Gereja Katolik Kampung Wasur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, pada Minggu (19/10). Sekitar 100 jemaat menghadiri kegiatan ini, yang berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan dan semangat pelayanan.
Peran Gereja sebagai Pusat Pemberdayaan
Damianus Katayu menekankan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat Papua Selatan.
“Bantuan sosial ini adalah bentuk perhatian pemerintah melalui MRP kepada gereja dan masyarakat yang membutuhkan. Semoga dapat meringankan beban ekonomi jemaat serta mendukung pelayanan gereja.“
Ia menambahkan bahwa gereja memiliki peran penting sebagai pusat pembinaan iman sekaligus wadah pemberdayaan umat dalam bidang sosial, ekonomi, dan pendidikan. Oleh karena itu, Damianus mengajak jemaat untuk mengelola bantuan yang diterima agar memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan mereka.
Menjaga Persatuan dan Toleransi
Selain itu, Ketua MRP juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Papua Selatan. Ia menegaskan komitmen MRP untuk terus memperjuangkan hak-hak dasar Orang Asli Papua, terutama dalam bidang sosial dan keagamaan.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya diterima, tetapi dikelola agar memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan jemaat dan masyarakat sekitar.“
Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antarumat beragama, karena panitia melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam proses penyaluran bantuan. Jemaat tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari doa bersama hingga pembagian simbolis bantuan sosial.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Melalui kegiatan ini, MRP Papua Selatan ingin memastikan bahwa gereja tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pengembangan kapasitas umat. Dengan pendekatan ini, jemaat dapat memperoleh keterampilan baru, meningkatkan kesejahteraan ekonomi, serta memperkuat persatuan di komunitas mereka.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ucapan terima kasih dari jemaat kepada MRP atas perhatian serta dukungan yang diberikan. Langkah ini menegaskan peran gereja sebagai pusat pemberdayaan dan titik awal peningkatan kualitas hidup masyarakat Papua Selatan. [Red]









