InfoMatoa, (Jayapura) | Gerbong mutasi di tubuh Polda Papua kembali bergerak. Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra kini mengemban amanah baru. Beliau resmi menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua. Beliau menggantikan pejabat sebelumnya dalam upacara serah terima jabatan yang khidmat.
Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin memimpin langsung prosesi pelantikan tersebut. Kegiatan ini bertempat di Aula Mapolda Papua pada awal Januari 2026. Kombes Rama Samtama Putra sendiri bukan orang baru di dunia reserse. Perwira penyandang gelar Doktor ini mengantongi rekam jejak yang sangat kuat.
Rekam Jejak Kuat dan Fokus Penegakan Hukum
Beliau memiliki keahlian khusus dalam menangani kasus tindak pidana tertentu. Oleh karena itu, kehadirannya di Polda Papua membawa energi baru bagi organisasi. Beliau akan memperkuat penegakan hukum di sektor ekonomi dan siber. Selain itu, fokus utama lainnya mencakup pemberantasan tindak pidana korupsi.
Kapolda Papua memberikan arahan penting dalam upacara tersebut. Beliau menekankan bahwa jabatan Dirreskrimsus merupakan posisi yang sangat strategis. Posisi ini menuntut profesionalisme tinggi dari setiap pejabatnya. Hal ini selaras dengan dinamika pembangunan Papua yang terus berkembang pesat.
Irjen Pol Patrige Renwarin berharap Ditreskrimsus mampu meningkatkan kinerja secara signifikan. Prioritas utamanya adalah melindungi kekayaan negara di tanah Papua. Petugas juga harus menindak tegas praktik ilegal yang merugikan masyarakat luas. Pasalnya, keamanan ekonomi masyarakat menjadi tanggung jawab besar kepolisian.
“Mutasi ini adalah hal yang wajar sebagai bentuk penyegaran organisasi. Saya berharap pejabat baru segera beradaptasi dengan lingkungan kerja. Selanjutnya, lanjutkan program-program unggulan yang sudah berjalan,” ujar Irjen Pol Patrige Renwarin.
Tantangan Strategis dan Sinergi Presisi
Kombes Rama kini menghadapi sejumlah tantangan besar di Papua. Beliau bertugas mengawasi penggunaan dana Otonomi Khusus secara ketat. Selain itu, beliau harus mencegah praktik korupsi di lingkungan birokrasi. Penanganan kejahatan siber yang marak juga menanti tangan dingin pejabat baru ini.
Oleh karena itu, Ditreskrimsus Polda Papua terus bertransformasi menjadi satuan modern. Mereka mengedepankan transparansi serta akuntabilitas sesuai semangat Polri Presisi. Sinergi dengan Kejaksaan, BPK, dan pemerintah daerah juga menjadi poin krusial. Langkah kolaboratif ini menjadi kunci keberhasilan penegakan hukum di Papua. [Red]









