InfoMatoa, (Jayapura) | Polda Papua meluncurkan terobosan humanis yang menyentuh akar rumput masyarakat. Mereka fokus memperbaiki sektor nutrisi anak secara langsung. Lewat program “Misi Humanis Nutrisi Generasi Emas”, kepolisian turun ke dapur warga. Selain itu, mereka menyambangi sekolah-sekolah di seluruh Papua. Petugas memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang layak.
Program ini bukan sekadar bantuan sosial biasa bagi warga. Pasalnya, Polri menyiapkan strategi jangka panjang untuk sumber daya manusia. Mereka ingin membentuk generasi Papua yang unggul menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, konsistensi program menjadi kunci utama keberhasilan ini.
Dapur Lapangan dan Menu Bergizi Seimbang
Publik melihat pemandangan unik dalam program kemanusiaan ini. Personel Polwan dan Bhayangkari terjun langsung ke dapur lapangan. Mereka sibuk memasak makanan sehat bergizi seimbang bagi anak-anak. Menu tersebut terdiri dari karbohidrat, protein, dan sayur-mayur. Selain itu, mereka menyajikan buah-buahan lokal yang sangat segar.
Kapolda Papua menegaskan pentingnya kesehatan fisik bagi masa depan anak. Hal tersebut menjadi fondasi utama agar mereka bisa belajar dengan baik. Pasalnya, gizi yang cukup akan meningkatkan kecerdasan mereka secara signifikan. Selanjutnya, anak-anak ini akan tumbuh menjadi calon pemimpin masa depan.
“Kita ingin membangun masa depan Papua mulai dari dapur. Jika nutrisinya cukup, kecerdasan mereka akan tumbuh. Kelak mereka yang akan memimpin negeri ini,” ungkap perwakilan Polda Papua.
Misi humanis ini menjadi ujung tombak untuk menekan angka stunting. Polda Papua membantu pemerintah daerah secara aktif dan berkelanjutan. Lokasi sasaran program mencakup wilayah pesisir hingga pegunungan tinggi. Petugas juga menjangkau daerah terpencil dengan akses pangan yang terbatas.
Edukasi Kesehatan dan Kedekatan dengan Masyarakat
Polda Papua berkolaborasi dengan tenaga kesehatan Biddokkes dalam pelaksanaannya. Petugas memberikan edukasi pola asuh sehat kepada para orang tua. Mereka juga menjelaskan pentingnya nutrisi seimbang bagi tumbuh kembang anak. Selain itu, aksi ini mencakup pemeriksaan kesehatan secara singkat. Petugas juga membagikan vitamin gratis kepada seluruh peserta.
Program ini berhasil mencairkan sekat antara aparat dan masyarakat. Anak-anak tampak sangat antusias menikmati hidangan bersama para polisi. Suasana kebersamaan pun terasa sangat hangat dan penuh keceriaan. Hal ini memperkuat hubungan emosional antara Polri dan warga setempat.
“Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya soal hukum. Kita fokus pada perlindungan dan pengayoman. Memberi nutrisi adalah bentuk nyata kepedulian bagi masa depan mereka,” tambahnya.
Polda Papua berharap program ini memicu kepedulian pihak swasta. Isu gizi anak memerlukan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, anak-anak Papua mampu bersaing secara global di masa depan. Raga yang sehat akan menjaga kemajuan di ufuk timur Indonesia. [Red]









