PT ACP Umumkan Rencana Penanaman Baru Sawit di Merauke Mulai 2026

- Jurnalis

Minggu, 11 Januari 2026 - 07:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Merauke) | PT Agriprima Cipta Persada (PT ACP) mengumumkan rencana penanaman baru (new planting) di Merauke. Perusahaan di bawah KPN Plantations ini akan memulai proyek tersebut pada 2026 mendatang. Selain itu, mereka mengedepankan prinsip keberlanjutan dan transparansi publik. Langkah ini merupakan kelanjutan operasional perusahaan sejak tahun 2013.

Namun, manajemen memperkuat pengembangan kali ini dengan Kebijakan Keberlanjutan (Sustainability Policy). Perusahaan telah menerapkan kebijakan tersebut secara konsisten sejak 2018. Hal ini bertujuan untuk menjaga ekosistem dan keseimbangan sosial di Papua Selatan.

“Seluruh rencana pengembangan telah melalui tahapan pra-pengembangan yang komprehensif sejak 2019 hingga 2025,” jelas manajemen PT ACP.

Komitmen Keberlanjutan dan Persetujuan Adat

Tahapan pra-pengembangan mencakup berbagai studi teknis dan proses verifikasi pihak ketiga. Perusahaan mengambil langkah ini guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi nasional. Selain itu, mereka mengikuti standar global seperti No Deforestation (NDPE). PT ACP juga telah menyelesaikan sejumlah kajian lingkungan dan sosial penting.

Baca Juga :  Persiapan Pemungutan Suara Ulang Pilkada 2024 di Kab. Boven Digoel

Kajian tersebut meliputi penilaian HCV, HCS, serta analisis dampak sosial. Perusahaan juga melakukan studi penguasaan lahan secara mendalam dan partisipatif. Selanjutnya, perusahaan memastikan keterlibatan aktif masyarakat melalui Pemetaan Partisipatif. Proses ini mengacu pada prinsip Persetujuan Tanpa Paksaan (FPIC).

Langkah tersebut bertujuan untuk menjamin transparansi informasi di lapangan. Pasalnya, masyarakat adat harus memberikan persetujuan mereka secara sukarela. Hasil studi ini pun menyepakati rencana Tata Guna Lahan Terpadu bersama warga.

Kepastian Lahan dan Legalitas Operasional

PT ACP akan menanam sawit pada area Hak Guna Usaha (HGU). Mereka juga telah menyelesaikan seluruh proses Ganti Rugi Tanam Tumbuh (GRTT). Rencana ini sebenarnya sejalan dengan aspirasi sebagian masyarakat adat setempat. Warga menginginkan pengembangan perkebunan kelapa sawit di wilayah mereka sendiri. Mereka berharap langkah ini dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Baca Juga :  Papua Selatan Canangkan Bulan Natal 2025 dan Lepas Christmas Parade di Merauke

Sisi legalitas perusahaan juga sudah sangat lengkap saat ini. PT ACP mengantongi Izin Lokasi tahun 2010 dan Izin Lingkungan tahun 2012. Selain itu, pemerintah menerbitkan Izin Usaha Perkebunan (IUP) pada 2013 lalu. Luas lahan IUP tersebut mencapai 34.869,1 hektare.

Pada 2017, perusahaan memperkuat status lahan melalui SK Pelepasan Kawasan Hutan. Luas pelepasan tersebut mencakup area budi daya sawit sebesar 6.089,88 hektare. Terakhir, PT ACP membuka ruang konsultasi bagi para pemangku kepentingan. Perusahaan mengundang masyarakat untuk menyampaikan masukan atau pertanyaan secara terbuka. Masa konsultasi publik ini berlaku selama 30 hari kalender sejak pengumuman. [Red]

BERITA LAINNYA

Polres Mappi Perkuat Tata Kelola Anggaran Lewat Sosialisasi DIPA 2026
Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan
Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga
Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa
Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan
DPRD Merauke Minta Reklamasi Pantai Lampu Satu Dikaji Menyeluruh Libatkan Tokoh Adat
Prosesi Adat Pencabutan Salib Digelar, Pembangunan PSN di Wanam Kembali Berjalan
Banjir Rob Setinggi Dua Meter Terjang Papua Selatan, Warga Minta Solusi Jangka Panjang
Berita ini 3 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:41 WIT

Polres Mappi Perkuat Tata Kelola Anggaran Lewat Sosialisasi DIPA 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:38 WIT

Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:08 WIT

Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:07 WIT

Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:50 WIT

Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!