InfoMatoa, (Mimika) | Jajaran Polsek Mimika Baru (Miru) mengamankan seorang pria berinisial DP. Polisi menduga pelaku terlibat dalam kasus pembacokan terhadap NYT di Jalan Serui Mekar. Insiden berdarah ini terjadi pada Minggu (11/1).
Kapolsek Miru AKP Putut Yudha Pratama mengatakan aparat menangkap pelaku sesaat setelah insiden. Selanjutnya, petugas segera menangani kasus demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Langkah ini bertujuan mencegah potensi gangguan keamanan lanjutan di sekitar lokasi kejadian.
Kronologi Serangan dan Perlawanan Pelaku
Berdasarkan keterangan pelaku dan saksi, peristiwa bermula saat DP berada di sebuah toko parfum. Tiba-tiba, korban datang dari arah belakang sambil memegang sebilah pisau. Korban datang dalam kondisi mabuk dan langsung menyerang pelaku menggunakan senjata tajam tersebut. Akhirnya, serangan mendadak itu membuat pelaku terpaksa menghindar untuk menyelamatkan diri.
Korban kemudian terus mengejar pelaku hingga ke area mobil pick up. Pasalnya, kendaraan milik pelaku tersebut parkir tidak jauh dari lokasi kejadian. Dalam situasi terdesak, pelaku mengambil sebilah parang dan mengayunkannya sebanyak dua kali. Akibatnya, ayunan tersebut mengenai tangan kanan korban dan mengakibatkan luka potong serius. Sementara itu, pisau milik korban terjatuh di tempat kejadian perkara.
Usai insiden tersebut, pelaku meninggalkan tempat kejadian. Namun demikian, pelaku tidak melarikan diri jauh dari jangkauan petugas. Sebaliknya, ia justru menghubungi pihak kepolisian untuk menyerahkan diri secara sukarela.
“Pelaku menghubungi personel Polsek dan meminta agar kami mengamankannya,” ujar AKP Putut Yudha Pratama.
Evakuasi Korban dan Pendalaman Kasus
Sementara itu, tim medis mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika. Saat ini, korban masih menjalani penanganan intensif dari dokter. Oleh karena itu, penyidik belum bisa mengambil keterangan lengkap dari yang bersangkutan.
Kapolsek Miru menambahkan bahwa pihaknya terus mendalami kasus pembacokan tersebut. Petugas kini mengumpulkan keterangan saksi serta mengamankan berbagai barang bukti. Selain itu, kepolisian mengimbau masyarakat agar menghindari konsumsi minuman keras berlebihan. Warga harus menyelesaikan setiap masalah dengan kepala dingin demi menjaga ketertiban bersama. [Red]









