InfoMatoa (Merauke) | Mentan RI Andi Amran Sulaiman memimpin Video Conference Rapat Koordinasi Serapan Gabah Tahun 2026. Jajaran TNI dan instansi terkait mengikuti kegiatan tersebut secara virtual dari berbagai daerah. Hal ini termasuk peserta dari Kabupaten Merauke pada Senin (12/1). Di Merauke, vicon bertempat di Media Center Kodim 1707/Merauke. Kolonel Czi Heru Aprianto selaku Kasi Ter Kasrem 174/ATW menghadiri rapat tersebut. Selain itu, Dandim 1707/Merauke Letkol Czi Dili Eko Setyawan turut mendampingi beliau.
Capaian Positif dan Evaluasi Swasembada
Andi Amran Sulaiman mengapresiasi kerja keras seluruh pihak dalam sambutannya. Berkat kolaborasi tersebut, Indonesia mencatat capaian positif pada sektor pertanian. Pencapaian ini terlihat nyata pada peningkatan produksi padi nasional.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak. Kemarin Bapak Presiden RI telah mengumumkan hasil panen raya kepada seluruh instansi. Ini merupakan hasil kerja keras dan kebersamaan kita semua,” ujar Andi Amran.
Beliau menegaskan rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja tahun berjalan. Selain itu, pertemuan ini memperkuat langkah mewujudkan swasembada pangan nasional. Pemerintah berkomitmen terus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi keberlanjutan program strategis tersebut.
Sejarah Baru Penghentian Impor Beras
Andi Amran juga menekankan pentingnya menghentikan ketergantungan terhadap impor beras. Beliau menyebut Indonesia telah mencetak sejarah baru dalam hal ini. Pasalnya, peningkatan produksi dalam negeri kini berhasil menghentikan keran impor beras.
“Kita sepakat untuk tidak lagi mengimpor pangan dari negara lain. Tahun ini Indonesia mencetak sejarah baru dengan stop impor beras,” katanya.
Selanjutnya, beliau mengingatkan pentingnya sinergi antara Kementerian Pertanian dan Perum Bulog. Sinergi ini bertujuan agar sistem serapan gabah berjalan secara optimal. Beliau juga meminta jajaran memvalidasi data sebelum menyerahkan laporan resmi. Hal ini krusial agar pemerintah mengambil kebijakan yang tepat sasaran.
Melalui rapat ini, beliau berharap instansi terkait terus meningkatkan kerja sama mereka. Upaya tersebut bertujuan mencapai target swasembada pangan sebagai program prioritas Presiden. Dengan demikian, swasembada tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan di masa depan. [Red]









