InfoMatoa, (Teluk Wondama) | Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025, masyarakat di Kecamatan Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, kembali dihadapkan pada persoalan klasik berupa kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Kondisi ini memicu antrean panjang di sejumlah pengencer BBM, dengan warga terpaksa berdesak-desakan demi mendapatkan jatah BBM yang sangat terbatas.
Pantauan media di lapangan menunjukkan antrean kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga angkutan umum, mengular sejak pagi hari. Tidak sedikit warga yang harus menunggu berjam-jam tanpa kepastian, bahkan ada yang pulang dengan tangan kosong karena stok BBM habis.
Kelangkaan BBM ini telah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir dan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat. Mobilitas warga terganggu, distribusi logistik tersendat, serta memicu kenaikan harga kebutuhan pokok di pasaran.
“Setiap tahun memang begini, tapi tahun ini terasa lebih parah. Kami harus antre berjam-jam, kadang pulang tanpa dapat apa-apa,” ungkap seorang warga Wasior saat ditemui di salah satu tempat pengencer BBM.
Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk menjamin ketersediaan BBM, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, agar aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar dan kebutuhan pokok tetap terjangkau. [Red]









