InfoMatoa, (Pegunungan Arfak) | Komisi II DPR Papua Barat menggelar kunjungan kerja ke Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) pada 22 Oktober 2025 untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap urusan pemerintahan, terutama sektor pertanian. Ketua Komisi II, Ahmad Kuddus, ST, memimpin rombongan yang didampingi Wakil Ketua Rudy Sirua, Sekretaris Komisi Evert Indou, serta sejumlah anggota dan staf Sekretariat DPR Papua Barat.
Peninjauan Langsung Pertanian Pegaf
Ahmad Kuddus menjelaskan bahwa tujuan kunjungan ini adalah melihat secara langsung lokasi pertanian masyarakat di Pegaf, yang dikenal sebagai “Negeri di Atas Awan”.
“Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Komisi II ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Agustus lalu. Kami ingin menilai bagaimana teknologi pertanian yang diterapkan di Cianjur bisa diterapkan di Pegaf.“ujar Kuddus.
Ia menilai topografi dan kondisi geografis Pegunungan Arfak mirip dengan wilayah Cianjur. Karena itu, teknologi pertanian dari Cianjur sangat cocok untuk diadopsi di Pegaf. Kuddus menambahkan bahwa penerapan teknologi modern akan meningkatkan produktivitas petani. Selain itu, masyarakat dapat mengelola lahan dengan lebih efisien dan berdaya saing.
Dukungan Pemerintah dan Optimalisasi Potensi Lokal
Kuddus menekankan pentingnya dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten agar potensi pertanian lokal dapat berkembang optimal.
“Dengan dukungan pemerintah dan penerapan teknologi modern, petani bisa lebih produktif dan hasil panen meningkat.“ujar Kuddus.
Ia juga menekankan peran penyuluh dan ASN di sektor pertanian. Pemerintah perlu memberi stimulan serta edukasi agar petani lebih inovatif dan termotivasi mengelola lahan secara baik.
Selain itu, Kuddus menyoroti pengembangan komoditas unggulan Pegaf, seperti kopi, nanas, dan berbagai hasil pertanian lain. Pengelolaan optimal dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus pendapatan daerah.
Rombongan Komisi II DPR Papua Barat meninjau lokasi pertanian binaan Dinas Pertanian Provinsi Papua Barat. Mereka juga mengunjungi Kantor Bupati dan Dinas Pertanian Kabupaten Pegaf untuk berdiskusi strategi pengembangan sektor pertanian. Kunjungan ini menjadi langkah awal penerapan teknologi modern untuk mendorong kemajuan pertanian di Pegunungan Arfak. [Red]









