InfoMatoa, (Kaimana) | Pemerintah Kabupaten Kaimana menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru Persekutuan Gereja-Gereja di Papua (PGGP) Kabupaten Kaimana periode 2025–2030 yang resmi terbentuk melalui Konferensi Ke-II PGGP Kaimana pada Rabu (17/9).
Hal ini disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Blasius Kilmas, dalam sambutannya saat menutup konferensi. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap menjalin kerja sama aktif guna mendukung seluruh program kerja PGGP selama lima tahun mendatang.
“Mewakili pemerintah daerah, kami menyampaikan apresiasi atas terpilihnya pengurus PGGP Kaimana yang baru. Sesuai arahan Ketua Umum PGGP Papua Barat, kami berharap kelengkapan struktur dan program kerja segera terbentuk serta melibatkan seluruh denominasi gereja di Kaimana,” ujar Blasius.
Lebih lanjut, ia mengibaratkan perjalanan PGGP lima tahun ke depan sebagai perahu besar yang akan menghadapi beragam tantangan, namun diyakini tetap mampu berlayar hingga tujuan dengan selamat.
“Pemerintah siap bergandengan tangan untuk mendukung PGGP sebagai wadah pemersatu gereja-gereja,” katanya.
Pemerintah daerah, lanjut Blasius, membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi pengurus PGGP untuk menyampaikan aspirasi, baik menyangkut pembangunan rohani, jasmani, maupun fisik di Kabupaten Kaimana.
“Kalau Bupati dan Wakil Bupati sedang bertugas di luar, silakan langsung bertemu saya. Apa pun yang disampaikan PGGP akan saya teruskan kepada pimpinan daerah,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa Pemkab Kaimana berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan lintas agama Kristen Protestan, Katolik, Islam, Hindu, Buddha, dan Khonghucu sebagai bagian dari upaya menjaga kerukunan dan keharmonisan hidup di daerah.
Blasius berharap kepengurusan baru PGGP mampu merancang program yang inklusif dan kolaboratif, melibatkan tokoh agama, adat, perempuan, pemuda, serta seluruh masyarakat baik dari suku-suku asli Papua maupun Nusantara yang hidup berdampingan di Bumi Rajawali, Kaimana. [Red]









