InfoMatoa, (Kaimana) | Pemerintah Provinsi Papua Barat menegaskan komitmennya mewujudkan wilayah yang produktif, inklusif, dan berpihak pada Orang Asli Papua (OAP) melalui penguatan sektor usaha serta penciptaan iklim investasi yang kondusif. Kepala Dinas PTSPDM Papua Barat, Godlief Appono, menyampaikan komitmen tersebut dalam kegiatan sosialisasi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). Kegiatan tersebut diperuntukkan bagi pelaku usaha di Kaimana.
Dalam sambutannya, Appono menjelaskan bahwa transformasi perizinan melalui OSS RBA membuka peluang besar bagi pelaku usaha OAP. Upaya tersebut membantu mereka masuk ke ekosistem ekonomi yang legal, terukur, dan mendapatkan perlindungan negara.
“Dengan adanya NIB, pelaku usaha mendapatkan kepastian hukum dan perlindungan usaha, akses pembinaan dan permodalan pemerintah, kemudahan mengikuti pengadaan barang dan jasa, serta kemudahan pengurusan sertifikat halal, izin edar BPOM, dan perizinan lainnya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa semangat otonomi khusus dalam bentuk pemberdayaan ekonomi yang nyata harus terwujud. Misalnya, melalui penciptaan ruang usaha yang lebih luas bagi OAP. Upaya tersebut bertujuan supaya OAP dapat tumbuh menjadi pemain utama dalam pembangunan Papua Barat.
“Semangat otonomi khusus harus diwujudkan dalam kemandirian ekonomi dan kedaulatan usaha milik Orang Asli Papua. Kita harus memberi ruang seluas-luasnya bagi OAP untuk tumbuh dan berkembang,” tegasnya.
Appono juga mengajak para peserta untuk memanfaatkan momentum pendampingan NIB, baik dalam memperkuat usaha yang sudah berjalan maupun merintis usaha baru. Kemudian, Ia mendorong DPMPTSP bersama OPD teknis terkait agar terus memberikan pendampingan kepada para pelaku usaha OAP.
Pemerintah Provinsi Papua Barat, lanjut Appono, berkomitmen menjalankan amanat otonomi khusus guna mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal serta memastikan investasi yang masuk bersifat inklusif dan berkelanjutan.
Mengakhiri arahannya, ia mengajak seluruh pihak untuk bersyukur dan memanfaatkan peluang pembangunan ekonomi ini demi kemajuan Papua Barat. [Red]









