InfoMatoa, (Wamena) | Badan Gizi Nasional (BGN), melalui satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Papua Pegunungan, mengoptimalkan dua dapur untuk melayani program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi 22 sekolah di Kabupaten Jayawijaya.
Ketua Kelompok SPPG-BGN Papua Pegunungan, Wahyu Adi Pratama, menjelaskan bahwa dua dapur ini melayani total 6.281 siswa. Dapur pertama mengelola 12 sekolah dengan 2.286 siswa, sedangkan dapur kedua juga melayani 12 sekolah dengan 3.995 siswa.
Menurut dia, Dapur pertama pendistribusian 08.00 WIT di antaranya TK Filadela 38 orang, TK Ceria Terpadu 80 orang, TK Kartika Kodim 25 orang, TK Kemala Bhayangkari 45 orang, TK Betlehem 50 orang, SD Effata 180 orang, SD Kulitarek 182 orang dan SD Negeri 1 490 orang.
Dapur pertama pendistribusian 10.00 WIT di antaranya SMP Negeri 2, SMP Negeri 2 700 orang, SMP PGRI Wamena 75 orang, SMA PGRI 220 orang dan SMA Unggulan Lapago 201 orang.
Dapur kedua mengelola 12 sekolah dan waktu pendistribusiannya 07.00 WIT-10.00 WIT. Sebanyak 12 sekolah tersebut yakni PAUD/TK Mitra Misi Baptis (menolak), TK AR-Rahman 55 orang, MI Ar Rahman 170 orang, SMP YPK Betlehem Wamena
450 orang, SMP Nurul Haq Yapis Wamena 350 orang, SMAS YPK Betlehem 200 orang.
SMAN 1 Wamena 1.100 orang, SMKS Yapis Sidratul Munathaha Bisnis Manajemen Wamena (0), SMKS Yapis Ar Djumati Bakti Kesehatan Wamena (0), SD Athahiriya h Yapis Wamena 540 orang, SD Tri Esa Unggul 150 orang dan SMPN 1 Wamena 980 orang.
Wahyu Adi Pratama berharap program MBG ini dapat memberikan manfaat signifikan bagi kebutuhan gizi anak-anak di Jayawijaya.
“Kami berharap anak-anak TK-PAUD hingga SMA/SMK bisa memperoleh manfaat dari pemberian MBG sehingga menjadi generasi masa depan bangsa yang unggul sebagaimana dicita-citakan pemerintah,” katanya.(Red)









