Pendidikan Papua Pegunungan Bangkit Lewat Dedikasi Guru Kontrak

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 10:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jayawijaya) | Ketua Komisi V DPR Papua Pegunungan, Ironi Kogoya, menegaskan pentingnya keberadaan guru kontrak sebagai penopang utama dunia pendidikan di wilayah pegunungan, khususnya daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Sebagaimana diberitakan Tribun-Papua.com, Ironi menyampaikan bahwa perekrutan ratusan guru kontrak oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam beberapa bulan terakhir telah membawa dampak nyata. Sekolah-sekolah yang sebelumnya tidak aktif karena guru Aparatur Sipil Negara (ASN) jarang hadir, kini kembali berjalan berkat dedikasi para tenaga kontrak.

Banyak sekolah di pedalaman yang dulu seperti mati, rumput sudah tinggi, karena guru tetap tidak pernah hadir. Dengan adanya guru kontrak, sekolah kembali hidup, anak-anak bisa belajar, dan ini sangat membantu peningkatan SDM kita,” ujar Ironi, dikutip dari Tribun-Papua.com.

Menurut penjelasannya, jumlah guru kontrak yang tersebar di delapan kabupaten wilayah Papua Pegunungan mencapai sekitar 300 orang. Mayoritas di antaranya adalah sarjana muda asli daerah yang sebelumnya menganggur, namun kini mendapat kesempatan mengabdi sekaligus memperoleh penghasilan.

Ini bukan sekadar lapangan kerja, tapi pengabdian. Mereka rela ditempatkan di kampung-kampung dan daerah pinggiran untuk mendidik anak-anak. Karena itu, pemerintah wajib memperhatikan mereka,” tegasnya.

Komisi V DPR Papua Pegunungan juga mendorong dinas pendidikan setempat untuk segera memperpanjang masa kontrak para guru tersebut. Tak hanya itu, mereka juga meminta agar diberikan pelatihan dan pembinaan sebagai upaya menjaga kualitas pendidikan di daerah.

Kami berharap proposal perpanjangan kontrak yang sudah diajukan segera ditindaklanjuti. Jangan ditunda, karena ini menyangkut penyelamatan generasi muda kita,” kata Ironi.

Ia menambahkan, dengan hanya mengandalkan guru ASN, sulit mengharapkan pendidikan di pedalaman berjalan optimal. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta lebih jeli melihat kondisi nyata di lapangan.

Baca Juga :  Polres Jayawijaya Tangkap Pemuda Pengedar Ganja Saat Razia

[Red]

BERITA LAINNYA

Maraton Kunker Wapres Gibran di Papua: Dari Sekolah Rakyat Biak, Main Bola di Wamena, hingga Agendakan Yahukimo
Usai dari Biak Numfor, Gibran Lanjutkan Kunjungan ke Wamena
Pemkab Jayawijaya Pastikan Rekrutmen Taruna PTDI-STTD 2026, Lulusan Dijamin Jadi ASN
Enam Warga Diamankan Aparat di Dekai Yahukimo, Akhirnya Dibebaskan
Duka di Balik Kontak Senjata Nduga: Praka Satria Taopan Gugur dalam Tugas
Dana Desa Tahap II Distrik Apalapsili Cair, Penyaluran Dipusatkan di Bank Papua Elelim
Awal Tahun 2026, Stok BBM di Kenyam Nduga Dipastikan Aman dan Mencukupi
Membentang di 3 Provinsi, Luas Taman Nasional Lorentz Tembus 2,4 Juta Hektare
Berita ini 8 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:12 WIT

Maraton Kunker Wapres Gibran di Papua: Dari Sekolah Rakyat Biak, Main Bola di Wamena, hingga Agendakan Yahukimo

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:51 WIT

Usai dari Biak Numfor, Gibran Lanjutkan Kunjungan ke Wamena

Senin, 12 Januari 2026 - 10:17 WIT

Pemkab Jayawijaya Pastikan Rekrutmen Taruna PTDI-STTD 2026, Lulusan Dijamin Jadi ASN

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:40 WIT

Enam Warga Diamankan Aparat di Dekai Yahukimo, Akhirnya Dibebaskan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:45 WIT

Duka di Balik Kontak Senjata Nduga: Praka Satria Taopan Gugur dalam Tugas

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!