InfoMatoa, (Tolikara) | Pemerintah Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, terus menunjukkan komitmennya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Pada Senin (13/10), Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos memimpin langsung Launching Program 1000 Hari Tolikara atau yang dikenal sebagai Program 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), bersamaan dengan peluncuran Program Sarapan Sehat Anak Sekolah (Sarasehans). Kegiatan berlangsung maraton di empat distrik, yaitu Numba, Kai, Konda, dan Lianogoma.
Fokus Pemerintah pada Generasi Sehat
Bupati Willem Wandik menegaskan bahwa program ini menjadi langkah konkret untuk menekan angka stunting serta memastikan anak-anak Papua mendapatkan gizi yang cukup sejak dini. Ia juga menyebut, peningkatan kesehatan keluarga tidak hanya bergantung pada tenaga medis, tetapi juga pada kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih.
“Kami ingin semua anak di Tolikara tumbuh sehat dan kuat. Karena itu, dukungan seluruh masyarakat sangat penting untuk menjaga keberhasilan program ini.” ujarnya.
Selain itu, Wandik mendorong tenaga kesehatan dan perangkat distrik agar aktif mendampingi ibu hamil, bayi, serta balita dalam setiap kegiatan pemeriksaan gizi dan kesehatan. Menurutnya, masa 1.000 HPK menjadi fondasi utama untuk menciptakan generasi Papua yang sehat dan cerdas. Dengan dukungan lintas sektor, ia optimistis program ini dapat berjalan berkelanjutan dan memberi hasil nyata bagi masyarakat.
Kolaborasi Antarlembaga untuk Hasil Nyata
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan lintas instansi, lembaga masyarakat, dan organisasi perempuan. Turut hadir Sekda Tolikara Dr. Yosua Noak Douw, Ketua DPRK Meinus W. Yanengga, Kadis Bappeda Ny. Elisabet Flassy, Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw, serta perwakilan MBG Papua Pegunungan.
“Kami bersama Dinas Kesehatan dan PKK siap turun langsung ke setiap distrik agar manfaat program ini dirasakan semua masyarakat.” jelas Ny. Elisabet Flassy.
Ia menambahkan bahwa partisipasi masyarakat menjadi kunci untuk menjaga keberlangsungan program ini di seluruh wilayah Tolikara. Dengan kerja sama yang kuat, pemerintah berharap setiap keluarga dapat memahami pentingnya asupan gizi seimbang bagi anak-anak.
Penegasan Komitmen dan Doa Bersama
Sekda Tolikara Dr. Yosua Noak Douw menyampaikan bahwa seluruh elemen pemerintahan berkomitmen mengawal program ini hingga berhasil. Ia mengajak semua pihak bekerja sama dalam memberikan edukasi gizi dan pola makan sehat kepada masyarakat pedesaan. Sebagai bentuk rasa syukur, acara kemudian berakhir di Distrik Lianogoma dengan doa bersama serta penegasan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tolikara berharap tercipta generasi Papua yang kuat, sehat, dan mandiri, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya peningkatan gizi masyarakat.
Acara kemudian berakhir di Distrik Lianogoma dengan doa bersama serta penegasan komitmen bersama demi tercapainya generasi Papua yang kuat, sehat, dan mandiri melalui keberlanjutan Program 1000 Hari Tolikara. [Red]









