Keterlambatan Dokumen Hambat Transfer Dana Otsus di Papua Selatan

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 13:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Merauke) | Kepala BP3OKP Papua Selatan, Yosep Yanawo Yolmen, mengungkapkan adanya kendala transfer dana dari pusat ke daerah akibat keterlambatan penyampaian dokumen Rencana Anggaran Program (RAP) oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal itu disampaikannya dalam dialog di RRI Merauke, Rabu (10/9).

Menurut Yolmen, RAP seharusnya disampaikan paling lambat akhir Maret setiap tahun. Namun, evaluasi BP3OKP mencatat adanya perbedaan antar kabupaten. Asmat, Merauke, dan Mappi dinilai tertib menyerahkan dokumen, sementara Boven Digoel mengalami keterlambatan sehingga pencairan dana Otsus tahap pertama baru terealisasi pada akhir Juli. Sedangkan tingkat provinsi baru menerima pencairan 30 persen tahap pertama pada 25 Juni.

Baca Juga :  Pemetaan Etnografi Jadi Kunci: Papua Selatan Mantapkan Arah Kebijakan Pembangunan

Ia juga menyoroti masih adanya OPD yang absen dalam pertemuan penting di Jayapura, yang membahas sekaligus memberikan akses Sistem Informasi SIP3 untuk memantau dokumen secara daring.

Baca Juga :  Bupati Merauke Bentuk Satgas MBG, Pastikan Anak Papua Dapat Makan Bergizi Gratis

Yolmen menegaskan, BP3OKP berperan menjalankan fungsi sinkronisasi, harmonisasi, evaluasi, koordinasi, serta pengawasan dana Otsus sesuai amanat Perpres 121 dan 106. Ia berharap seluruh pihak di Papua Selatan dapat berkolaborasi agar visi misi gubernur maupun bupati bisa terlaksana dengan baik. [Red]

BERITA LAINNYA

Polres Mappi Perkuat Tata Kelola Anggaran Lewat Sosialisasi DIPA 2026
Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan
Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga
Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa
Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan
DPRD Merauke Minta Reklamasi Pantai Lampu Satu Dikaji Menyeluruh Libatkan Tokoh Adat
PT ACP Umumkan Rencana Penanaman Baru Sawit di Merauke Mulai 2026
Prosesi Adat Pencabutan Salib Digelar, Pembangunan PSN di Wanam Kembali Berjalan
Berita ini 5 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:41 WIT

Polres Mappi Perkuat Tata Kelola Anggaran Lewat Sosialisasi DIPA 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:38 WIT

Raker Perdana KPPS 2025–2030 Dibuka, Pemuda Papua Selatan Didorong Jadi Motor Pembangunan

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:08 WIT

Stok Bapokting di Merauke Cukup, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Harga

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:07 WIT

Kasad Pimpin Natal Bersama TNI-Polri 2026, Tekankan Perdamaian dan Pengabdian untuk Bangsa

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:50 WIT

Mentan Pimpin Rakor Serapan Gabah 2026, Tekankan Kolaborasi untuk Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!