InfoMatoa, (Mappi) | Pemerintah Provinsi Papua Selatan melangkah strategis dengan berinvestasi pada sumber daya manusia (SDM) melalui penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan bagi Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Mappi. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 November 2025. Tujuannya untuk mencetak kader pemimpin muda yang berkarakter kuat, berintegritas, serta siap menjadi agen perubahan di wilayahnya.
Wakil Bupati Mappi, H. Sanusi, S.Sos., membuka secara resmi pelatihan tersebut. Selain itu, sekitar 50 peserta dari berbagai latar belakang, seperti siswa SMA/SMK dan anggota Organisasi Muda Katolik (OMK), aktif mengikuti kegiatan di Aula Hotel Grand Avista, Distrik Obaa. Di sisi lain, suasana pelatihan terasa penuh semangat dan antusiasme para peserta yang menunjukkan komitmen tinggi terhadap pembelajaran.
Investasi Jangka Panjang dari Dana Otsus
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mappi, Soleman Yambomias, S.Pd., M.Kes., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda Papua. Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2025 mendukung pelatihan ini untuk mengembangkan SDM OAP di bidang kepemudaan dan kepemimpinan. Dengan demikian, pemerintah berupaya memastikan agar manfaat program ini dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk pemuda OAP yang tangguh, berintegritas, dan berjiwa kepemimpinan. Melalui pelatihan ini, kami menanamkan semangat nasionalisme serta kecintaan terhadap tanah air agar generasi muda OAP siap bersaing dan menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan daerah.” jelas Soleman Yambomias.
Mencetak Penggerak Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045
Kabid Kepemudaan Provinsi Papua Selatan, Daniel I. Taraneo, S.Pd., M.Pd., hadir mewakili pemerintah provinsi dan menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari strategi besar Pemprov Papua Selatan untuk menciptakan ekosistem pembinaan kepemudaan yang berkelanjutan. Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya peran generasi muda Papua dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, SDM unggul berperan sebagai penentu kemajuan bangsa dan penggerak transformasi sosial.
“Setiap generasi muda Papua harus disiapkan bukan hanya sebagai penerus, tetapi juga sebagai penggerak perubahan yang berintegritas. Mereka perlu memiliki kecakapan berpikir kritis dan kepekaan sosial yang tinggi. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, TNI/Polri, dan lembaga pendidikan menjadi kunci agar hasil pembinaan memberikan dampak nyata.” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati H. Sanusi mengajak pemuda Mappi berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah dengan semangat Mappi Maju, Mappi Mandiri, dan Mappi Sejahtera. Ia menekankan bahwa kepemimpinan sejati tercermin dari keteladanan dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat, bukan dari jabatan semata. Bahkan, ia menilai bahwa peran generasi muda kini menjadi motor utama dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal sekaligus mendorong kemajuan daerah.
Sebagai upaya lanjutan, Pelatihan Kepemimpinan ini menjadi langkah awal dalam proses pembinaan berkelanjutan. Pemerintah memastikan semangat dan ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan melalui tindakan nyata. Dengan demikian, hasil kegiatan ini diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Mappi dan memberi inspirasi bagi daerah lain di Papua Selatan. [Red]









