InfoMatoa, (Merauke) | Distribusi pupuk bersubsidi Merauke menjadi fokus utama pengawasan Polda Papua melalui Unit Pengawasan Perizinan Provinsi Papua Selatan yang turun langsung ke gudang pupuk dan kelompok tani, Rabu (22/10). Berdasarkan laporan Tribratanews, langkah ini memastikan pendistribusian pupuk bersubsidi tetap sesuai ketentuan serta tepat sasaran bagi masyarakat tani.
Kompol Yunus Lewi, S.H., M.H., selaku Auditor Kepolisian Muda Tingkat II, memimpin kegiatan tersebut bersama tim pengawasan. Ia menjelaskan bahwa Polri berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus mengamankan distribusi pupuk bersubsidi Merauke dari potensi penyimpangan.
“Pengawasan ini dilakukan agar pupuk bersubsidi benar-benar disalurkan kepada kelompok tani yang berhak dan tidak disalahgunakan oleh pihak lain. Polri berkomitmen mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas sektor pertanian.” ujar Kompol Yunus Lewi
Ia menegaskan bahwa mekanisme distribusi pupuk bersubsidi Merauke menerapkan sistem verifikasi yang ketat. Petani hanya dapat memperoleh pupuk dengan menunjukkan KTP atau kartu kelompok tani. Selain itu, pendistribusian dilarang mengalir ke perusahaan besar seperti perkebunan sawit.
Dari hasil pengecekan lapangan, ketersediaan pupuk bersubsidi masih aman selama dua tahun terakhir. Meski demikian, daya beli petani sedikit menurun akibat curah hujan tinggi yang menggenangi lahan sehingga menghambat pemupukan tanaman.
Tim pengawasan memastikan distribusi berjalan sesuai prosedur serta mengikuti pengawasan ketat di lapangan. Mereka tidak menemukan indikasi pelanggaran administrasi maupun penyimpangan dari level distributor hingga ke kelompok tani.
Kompol Yunus menegaskan bahwa pihaknya akan terus menggelar pengawasan berkala untuk mencegah praktik merugikan petani. Ia juga mendorong peningkatan sarana penyimpanan agar mutu pupuk tetap terjaga selama proses distribusi berlangsung.
“Dari hasil pengecekan, pendistribusian pupuk di Kabupaten Merauke masih berjalan sesuai prosedur dan tidak ditemukan pelanggaran berarti. Namun, kami tetap mendorong perbaikan sarana penyimpanan agar mutu pupuk tetap terjaga.” pungkasnya
Melalui langkah ini, Polri menegaskan komitmen menjaga transparansi dan keamanan pendistribusian pupuk bersubsidi demi keberlanjutan sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani di wilayah selatan Papua. [Red]









