PTFI dan Pemkab Nabire Bersinergi Tekan Angka Stunting Lewat Program PASTI-Papua

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 12:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Nabire) | PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Pemerintah Kabupaten Nabire menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk pelaksanaan Program Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia–Papua (PASTI-Papua) di Kantor Bupati Nabire, pada Kamis (6/11).

Kolaborasi PTFI dan Pemerintah Percepat Penurunan Stunting

Program ini menjadi langkah nyata kolaborasi antara PTFI dan Kementerian Kesehatan. Tujuannya adalah mempercepat penurunan stunting sekaligus meningkatkan status gizi anak di Provinsi Papua Tengah, yaitu Kabupaten Mimika dan Nabire, serta Provinsi Papua Selatan, khususnya Kabupaten Asmat. Dengan kata lain, program ini menyasar wilayah yang memiliki angka stunting cukup tinggi.

“Kerja sama ini merupakan komitmen perusahaan untuk terus mendukung pembangunan di Tanah Papua dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Selain itu, melalui PASTI-Papua, kami berharap kapasitas daerah dan masyarakat lokal semakin kuat,” ujar Director & Executive Vice President (EVP) Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma.

Claus menambahkan bahwa program ini juga mendukung Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Penurunan Stunting 2025–2029. Strategi ini menargetkan penurunan angka stunting nasional menjadi 14,4 persen pada tahun 2029. Oleh karena itu, program PASTI-Papua diharapkan berperan penting dalam pencapaian target nasional.

Baca Juga :  BMA Papua Tengah Deklarasikan Koperasi Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis di Nabire

Sementara itu, Bupati Nabire Mesak Magai menyampaikan apresiasi langsung kepada PTFI atas dukungannya terhadap program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi teladan kemitraan antara pemerintah daerah dan pihak swasta.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Nabire, kami mengapresiasi PTFI yang telah menjadi mitra terbaik dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program PASTI-Papua akan membantu memperkuat kemandirian masyarakat dan menurunkan angka stunting di Nabire,” ungkap Mesak.

Data Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan angka stunting di Papua Tengah masih mencapai 40 persen. Sementara itu, angka stunting di Papua Selatan berada di kisaran 28 persen, yang jauh di atas rata-rata nasional. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2025, Kabupaten Nabire menunjukkan penurunan pada indikator wasting dan overweight. Namun, angka stunting dan underweight justru mengalami peningkatan. Dengan demikian, upaya penanganan stunting masih perlu diperkuat secara serius.

Baca Juga :  Senator Irman Gusman: Bangun Papua Lewat Koperasi Desa, Jadikan Tanah Ulayat 'Live Capital'

Implementasi Program dan Dampak Nyata di Masyarakat

Dalam implementasinya, PTFI bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI), sebuah organisasi kemanusiaan yang fokus pada pemantauan pertumbuhan anak. Selain itu, organisasi ini juga membantu memberikan pelatihan dan pendampingan untuk orang tua dan tenaga kesehatan di daerah.

“Kami bersama PTFI berkomitmen untuk memberikan dampak nyata dalam mengurangi stunting di komunitas binaan. Selain itu, dengan berpegang pada konteks lokal, kami menerapkan pendekatan pemberdayaan di tingkat masyarakat, pemerintah daerah, dan layanan kesehatan,” jelas Direktur Nasional Wahana Visi Indonesia, Angelina Theodora.

Melalui sinergi lintas sektor ini, program PASTI-Papua diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan gizi. Selain itu, program ini juga bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tanah Papua, khususnya bagi generasi muda yang menjadi harapan masa depan daerah. [Red]

BERITA LAINNYA

BMKG Catat Angin Kencang Landa Mimika, Biak Waspadai Gelombang Tinggi
Bupati Mimika Tepati Janji, Bus Sekolah Layani Siswa SD Negeri 11 Tuapa
Polsek Miru Amankan Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar, Korban Masih Dirawat di RSMM
Pemprov Papua Tengah Salurkan Lampu Tenaga Surya untuk Warga Intan Jaya
Pemprov Papua Tengah Pastikan 801 Guru Lulus PPG, Pendidikan Jadi Prioritas Daerah
MRP Papua Tengah Desak Aparat Tegakkan Hukum atas Konflik Kwamki Narama
Pembangunan Pusat Pemerintahan Kaladiri Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Bupati Mimika Ajak Warga Jadikan Tahun Baru 2026 Momentum Perkuat Persaudaraan
Berita ini 6 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:03 WIT

BMKG Catat Angin Kencang Landa Mimika, Biak Waspadai Gelombang Tinggi

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:35 WIT

Bupati Mimika Tepati Janji, Bus Sekolah Layani Siswa SD Negeri 11 Tuapa

Senin, 12 Januari 2026 - 07:57 WIT

Polsek Miru Amankan Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar, Korban Masih Dirawat di RSMM

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:14 WIT

Pemprov Papua Tengah Salurkan Lampu Tenaga Surya untuk Warga Intan Jaya

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:14 WIT

Pemprov Papua Tengah Pastikan 801 Guru Lulus PPG, Pendidikan Jadi Prioritas Daerah

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!