InfoMatoa, (Nabire) | Aspirasi masyarakat Intan Jaya terkait Blok Wabu mendapatkan respons langsung dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan usai pertemuan Tim Investigasi Blok Wabu Papua Tengah yang dipimpin Henes Sondegau di Gedung Kementerian ESDM RI, Jakarta, Kamis (2/9).
Dalam pertemuan tersebut, Henes menyampaikan keresahan masyarakat Papua Tengah terkait isu operasi tambang di Blok Wabu. Menurutnya, Menteri ESDM menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada izin usaha pertambangan yang diterbitkan di wilayah Intan Jaya.
Selain itu, tim juga menanyakan soal keberadaan pasukan non organik dan kaitannya dengan Blok Wabu. Bahlil menepis adanya hubungan antara penempatan pasukan tersebut dengan rencana tambang di Intan Jaya.
Henes turut menyinggung soal belum adanya dukungan nyata dari pemerintah provinsi maupun daerah terhadap perjuangan masyarakat Intan Jaya. Ia menyebut, sejauh ini beban perjuangan sepenuhnya ditanggung oleh DPR Provinsi.
“Perjuangan ini semuanya ditanggung DPR Provinsi, bukan mereka,” ujar Henes sebagaimana dilansir Tribun-Papua.com.
[Red]









