InfoMatoa, (Kota Jayapura) | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura menggelar rapat koordinasi terkait Laporan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) dan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Tahun 2025. Plt. Kepala BPBD, Gerardus Ikanubun, S.Pi., M.Si., memimpin langsung kegiatan yang berlangsung di ruang rapat BPBD Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (24/10). Sekitar 30 peserta dari berbagai instansi, termasuk pemerintah daerah, kepolisian, TNI, BASARNAS, dan perguruan tinggi terkait, menghadiri acara ini.
Sinergi Semua Pihak dalam Penanggulangan Bencana
Dalam sambutannya, Gerardus Ikanubun menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam penyusunan dokumen RPB. Ia menjelaskan bahwa kerja sama yang baik akan menghasilkan rencana penanggulangan bencana yang komprehensif dan sesuai dengan kondisi lapangan. Selain itu, ia menyoroti potensi tinggi bencana di Kota Jayapura, seperti banjir, longsor, gempa bumi, dan tsunami, yang memerlukan kesiapsiagaan serius dari seluruh pihak. Ia menambahkan bahwa perencanaan ini juga harus mempertimbangkan perubahan iklim dan dinamika sosial masyarakat.
Hasil Analisis dan Prioritas Penanganan
Tim penyusun dari Universitas Cenderawasih memaparkan hasil analisis risiko bencana. Mereka menunjukkan bahwa banjir dan gelombang ekstrem menjadi prioritas utama penanganan pada tahun ini. Selain itu, rapat membahas rencana aksi mitigasi, kesiapsiagaan, serta penanganan pascabencana sesuai dengan regulasi nasional dan daerah. Penekanan diberikan pada langkah-langkah konkret yang dapat diterapkan langsung di lapangan, termasuk peningkatan kapasitas masyarakat dan sosialisasi informasi bencana.
Pentingnya Simulasi dan Koordinasi Lintas Instansi
Dosen Fakultas Teknik Uncen, Dr. Ir. Duha Awaluddin Kurniatullah, menekankan bahwa simulasi dan koordinasi lintas instansi sangat penting agar penanganan bencana berjalan cepat dan efektif. Ia menambahkan, setiap instansi harus memahami peran masing-masing sehingga ketika bencana terjadi, respons dapat dilakukan secara terstruktur, efisien, dan menyeluruh.
Komitmen BPBD dan Langkah Strategis
BPBD Kota Jayapura berkomitmen memperkuat pelatihan, simulasi, dan koordinasi lintas lembaga. Tujuannya agar penanggulangan bencana tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan dampak nyata bagi seluruh masyarakat. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antarpeserta. Secara umum, rapat ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan Kota Jayapura menghadapi potensi bencana di masa mendatang, sekaligus meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya mitigasi. [Red]









