Pemkab Waropen Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Dukung Program Kabupaten/Kota Sehat (KKS)

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 12:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Waropen) | Pemkab Waropen menegaskan komitmennya membangun lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan sehat melalui Program Kabupaten/Kota Sehat (KKS). Kegiatan ini berlangsung di Urei Faisei, (2/11), dan melibatkan berbagai sektor pemerintahan serta masyarakat.

Selain itu, Program KKS merupakan bagian dari kebijakan nasional yang menekankan kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah menilai bahwa keberhasilan program tidak hanya tergantung pada sektor kesehatan, tetapi juga dukungan bidang lingkungan hidup, pendidikan, infrastruktur, dan sosial kemasyarakatan.

Ketua Panitia Pelaksana, Frens Sineri, SKM., M.Kes., menjelaskan bahwa fokus KKS di Kabupaten Waropen adalah memperkuat komitmen membangun tatanan masyarakat yang bersih dan sehat.

“Kami ingin memastikan program ini tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. KKS bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan, melainkan gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan sehat dan masyarakat produktif,” ujar Frens Sineri.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pendekatan lintas sektor dan partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Dengan demikian, melalui sinergi antar lembaga dan keterlibatan warga, Waropen dapat menjadi contoh penerapan pembangunan berwawasan kesehatan di Tanah Papua.

Baca Juga :  Fakfak Siap Jadi Pusat Hilirisasi Pala Nasional Lewat Program ABT–APBN 2025

Selain itu, pemerintah daerah mengarahkan program KKS agar terintegrasi dengan kebijakan pembangunan berkelanjutan. Dengan memperhatikan dampak terhadap kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan, setiap rencana dan kegiatan pembangunan menjadi lebih terarah. Dengan cara ini, Waropen tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga tangguh secara sosial dan ekonomi.

Baca Juga :  Pemprov Papua Serahkan Resmi Aset Senilai Rp329 Miliar Ke Pemerintah Papua Pegunungan

Langkah ini sekaligus menunjukkan keseriusan Pemkab Waropen membangun daerah yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing. Melalui komitmen bersama, koordinasi lintas sektor, dan partisipasi aktif masyarakat, Waropen diharapkan menjadi kabupaten percontohan yang harmonis antara pembangunan dan pelestarian lingkungan demi kesejahteraan warganya. [Red]

BERITA LAINNYA

Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Pasar Ikan Fandoi di Biak Numfor, Borong Ikan Baronang dan Panjang
Dua Nelayan Asal Jayapura Hanyut, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Papua Nugini
Kecelakaan Laut di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Speed Boat Selamat Berkat Respons Cepat Satpolairud Polres Waropen
Natal Bersama FSP-ASN Jayapura, Wabup Haris Apresiasi Loyalitas Pensiunan
Dapur Nasional Polda Papua Jadi Garda Depan Pemenuhan Gizi Pelajar
Guru Se-Kabupaten Jayapura Geruduk Kantor DPR, Tagih Hak Gaji ULP hingga Tunjangan Profesi yang Belum Dibayar
Ratusan Warga Waropen Gelar Aksi Tuntut Perombakan Pejabat dan Transparansi Keuangan Daerah
Dukung Asta Cita Presiden, Polda Papua Gelar Panen Raya Jagung Serentak di Koya Barat
Berita ini 10 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:33 WIT

Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Pasar Ikan Fandoi di Biak Numfor, Borong Ikan Baronang dan Panjang

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIT

Dua Nelayan Asal Jayapura Hanyut, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Papua Nugini

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:10 WIT

Kecelakaan Laut di Perairan Saireri, Sembilan Penumpang Speed Boat Selamat Berkat Respons Cepat Satpolairud Polres Waropen

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:34 WIT

Natal Bersama FSP-ASN Jayapura, Wabup Haris Apresiasi Loyalitas Pensiunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:23 WIT

Dapur Nasional Polda Papua Jadi Garda Depan Pemenuhan Gizi Pelajar

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!