Papua Tengah Deklarasi Bebas Malaria, Gubernur: Kita Tidak Bisa Tunggu 2030

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 21:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa didampingi para Bupati dan Pimpinan OPD dari Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak Jaya, Mimika dan Puncak saat Pengguntingan balon Eliminasi (HUMAS PEMPROV)

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa didampingi para Bupati dan Pimpinan OPD dari Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak Jaya, Mimika dan Puncak saat Pengguntingan balon Eliminasi (HUMAS PEMPROV)

InfoMatoa, (Nabire) | Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama delapan kabupaten secara resmi mendeklarasikan eliminasi malaria dengan semangat “Bersatu Mewujudkan Papua Tengah Bebas Malaria” pada Jumat (1/8). Kegiatan ini berlangsung di halaman Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, area Bandara Lama Nabire.

Delapan kabupaten yang turut dalam deklarasi ini yaitu Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak Jaya, Mimika, dan Puncak. Acara juga dihadiri perwakilan Kementerian Kesehatan, UNICEF, Forkopimda, serta sejumlah siswa sekolah dasar di Kabupaten Nabire.

Deklarasi ditandai dengan penandatanganan Pakta Komitmen oleh Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan para bupati, pembacaan pakta deklarasi, pengguntingan pita eliminasi malaria, penekanan tombol sirine, hingga pelepasan balon serentak. Simbolisasi penyerahan kelambu berinsektisida juga dilakukan oleh perwakilan Kementerian Kesehatan kepada Gubernur.

Baca Juga :  Polres Merauke Gelar Donor Darah Peringati Hari Humas Polri ke-74

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan bahwa malaria merupakan ancaman serius bagi pembangunan di Tanah Papua. Berdasarkan data Sistem Informasi dan Surveilans Malaria (SISMAL), sekitar 93% kasus malaria di Indonesia terjadi di wilayah Papua, dengan Papua Tengah mencatat hampir 170 ribu kasus pada 2024.

“Yang lebih memprihatinkan, kasus ini banyak menyerang ibu hamil dan balita. Ini ancaman nyata terhadap masa depan SDM Papua,” ujar Meki.

Ia menegaskan bahwa deklarasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen bersama untuk bertindak nyata. Meski target nasional eliminasi malaria ditetapkan tahun 2030 melalui Permenkes Nomor 22 Tahun 2022, Papua Tengah, kata Meki, tidak bisa menunggu selama itu.

Baca Juga :  Bupati Supiori Luncurkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Siswa Sekolah Dasar

“Kita harus bergerak sekarang. Deklarasi hari ini adalah tonggak sejarah bagi Papua Tengah,” tegasnya.

Meki juga mendorong seluruh kepala daerah agar menjadikan penanggulangan malaria sebagai prioritas pembangunan, melalui penyediaan kelambu berinsektisida, pemberdayaan kader malaria, penguatan surveilans, serta integrasi program malaria dengan upaya pencegahan stunting dan peningkatan gizi anak.

Gubernur pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam penanggulangan malaria, mulai dari pemerintah kabupaten, tenaga kesehatan, hingga relawan dan mitra pembangunan.

“Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, saya percaya Papua Tengah bisa bebas malaria lebih cepat dari target nasional,” tutup Meki Nawipa.(Red)

BERITA LAINNYA

BMKG Catat Angin Kencang Landa Mimika, Biak Waspadai Gelombang Tinggi
Bupati Mimika Tepati Janji, Bus Sekolah Layani Siswa SD Negeri 11 Tuapa
Polsek Miru Amankan Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar, Korban Masih Dirawat di RSMM
Pemprov Papua Tengah Salurkan Lampu Tenaga Surya untuk Warga Intan Jaya
Pemprov Papua Tengah Pastikan 801 Guru Lulus PPG, Pendidikan Jadi Prioritas Daerah
MRP Papua Tengah Desak Aparat Tegakkan Hukum atas Konflik Kwamki Narama
Pembangunan Pusat Pemerintahan Kaladiri Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Bupati Mimika Ajak Warga Jadikan Tahun Baru 2026 Momentum Perkuat Persaudaraan
Berita ini 18 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:03 WIT

BMKG Catat Angin Kencang Landa Mimika, Biak Waspadai Gelombang Tinggi

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:35 WIT

Bupati Mimika Tepati Janji, Bus Sekolah Layani Siswa SD Negeri 11 Tuapa

Senin, 12 Januari 2026 - 07:57 WIT

Polsek Miru Amankan Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar, Korban Masih Dirawat di RSMM

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:14 WIT

Pemprov Papua Tengah Salurkan Lampu Tenaga Surya untuk Warga Intan Jaya

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:14 WIT

Pemprov Papua Tengah Pastikan 801 Guru Lulus PPG, Pendidikan Jadi Prioritas Daerah

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!