Pemimpin Eropa Dukung Langkah Trump Hadapi Rusia Jelang Pertemuan dengan Putin

- Jurnalis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 14:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jakarta) | Sejumlah pemimpin Eropa menyerukan perlunya langkah tegas terhadap Rusia menjelang pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pekan depan. Mereka menilai, kombinasi diplomasi aktif, dukungan terhadap Ukraina, dan tekanan terhadap Moskow adalah kunci mengakhiri perang Rusia-Ukraina.

Dalam pernyataan bersama yang dikutip AFP, Minggu (10/8), para pemimpin Eropa menyambut upaya Trump menghentikan pertumpahan darah di Ukraina. Surat itu diteken Presiden Prancis Emmanuel Macron, PM Italia Giorgia Meloni, Kanselir Jerman Friedrich Merz, PM Polandia Donald Tusk, PM Inggris Keir Starmer, Presiden Finlandia Alexander Stubb, dan Presiden Uni Eropa Ursula von der Leyen.

Baca Juga :  Kapal Rumah Sakit China “Silk Road Ark” Bawa Misi Kemanusiaan dan Perdamaian ke Fiji

Mereka menyatakan siap mendukung langkah diplomasi Trump, sambil mempertahankan bantuan militer dan finansial signifikan bagi Ukraina. Dukungan ini juga mencakup kerja sama melalui Coalition of the Willing serta penerapan sanksi baru terhadap Rusia.

Di tengah dukungan tersebut, beredar kabar bahwa Putin menawarkan kesepakatan kepada utusan Trump, Steve Witkoff, pada Rabu (6/8). Rusia disebut meminta Ukraina menyerahkan wilayah Donbas timur dan Krimea sebagai syarat mengakhiri perang.

Trump sendiri pernah menyinggung gagasan “pertukaran wilayah” demi menyelesaikan konflik, meski belum membeberkan rinciannya. Ia memastikan pertemuan dengan Putin akan berlangsung di Alaska pada Jumat, 15 Agustus 2025.

Baca Juga :  Indonesia Jadi Tamu Kehormatan di Global Digital Trade Expo Hangzhou

“Pertemuan yang sangat dinantikan antara saya sebagai Presiden AS dan Presiden Vladimir Putin dari Rusia akan berlangsung Jumat depan, 15 Agustus 2025, di Alaska,” tulis Trump di Truth Social. Ini akan menjadi pertemuan pertama keduanya sejak 2019 di KTT G20 Jepang.

Upaya negosiasi Rusia dan Ukraina sejauh ini belum membuahkan hasil. Tiga putaran pembicaraan berakhir buntu, sementara Putin menolak seruan gencatan senjata dari AS dan negara-negara Eropa.

Pemimpin Kremlin itu bahkan menutup pintu dialog dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Sikap ini membuat prospek perdamaian masih sulit tercapai dalam waktu dekat. (Red)

BERITA LAINNYA

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi
Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa
KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada
Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland
Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral
Setelah Maduro, Trump Isyaratkan Tumbangkan Presiden Kolombia dan Pemimpin Iran
AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam Operasi Militer Rahasia
Penjualan Tesla Anjlok pada 2025, BYD Resmi Salip Pasar EV Global
Berita ini 5 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIT

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIT

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:05 WIT

KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:42 WIT

Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral

Berita Terbaru

error: Content is protected !!