Wamena Reggae Street Jilid Dua: Lebih dari Musik, Wadah Positif untuk Anak Muda dan UMKM

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 18:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Jayawijaya) | Setelah sukses besar pada bulan Juli lalu, festival Wamena Reggae di Jalan kembali hadir untuk kedua kalinya. Acara ini akan diselenggarakan pada Jumat, 19 September 2025, bertempat di Jalan Yos Sudarso, tepat di depan Tugu Salib, Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Acara yang diinisiasi oleh komunitas kreatif ini akan menjadi agenda rutin setiap bulan. Menurut Ketua Panitia, Lais Wenda, festival ini hadir sebagai wadah untuk merajut solidaritas dan kebersamaan di antara para pelaku seni, UMKM, fotografer, dan berbagai industri kreatif lainnya.

Event ini kami bawa untuk merajut solidaritas dan kebersamaan. Mau pelaku seni, UMKM, fashion street, fotografer, sampai industri kreatif lainnya, semua berkumpul dalam satu ruang untuk menyalurkan kreativitas,” ujar Wenda di Wamena, Kamis (18/09).

Mengusung tema Rasta, festival ini bukan hanya menampilkan pertunjukan musik reggae. Ajang ini juga membuka ruang bagi anak-anak muda berusia 7 hingga 17 tahun untuk menunjukkan bakat mereka. Lais Wenda menambahkan bahwa di era perkembangan teknologi yang pesat, anak muda membutuhkan wadah positif.

Banyak anak punya minat dan bakat, tapi tidak ada tempat untuk mereka kembangkan. Event ini jadi ruang agar mereka bisa bebas berkreasi,” tambahnya.

Selain seni dan musik, Wamena Reggae Street juga memberi panggung bagi para pelaku UMKM lokal, termasuk para mama penjual rajutan dan pengrajin kecil. Ini menjadi kesempatan emas bagi produk-produk lokal untuk tampil di depan umum, sesuatu yang seringkali sulit mereka dapatkan.

Baca Juga :  Ikatan Keluarga Tabi Yahukimo Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2025–2028

Panitia mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan selama acara berlangsung. Mereka menekankan agar pengunjung tidak datang dalam pengaruh alkohol atau hal-hal negatif lainnya demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

Baca Juga :  Penguatan Otonomi Khusus: MRP Satu Suara Serahkan Draft PP Pengganti Regulasi Lama

Wenda menutup dengan ajakan agar semua pihak, dari anak-anak hingga orang tua, datang dan merayakan kreativitas serta kebersamaan.

Musik itu universal. Mari datang dengan atribut rasta entah baju, topi, atau gelang. Yang penting kita hadir bersama dalam damai, merayakan kreativitas dan kebersamaan,” tutupnya.

[Red]

BERITA LAINNYA

Maraton Kunker Wapres Gibran di Papua: Dari Sekolah Rakyat Biak, Main Bola di Wamena, hingga Agendakan Yahukimo
Usai dari Biak Numfor, Gibran Lanjutkan Kunjungan ke Wamena
Pemkab Jayawijaya Pastikan Rekrutmen Taruna PTDI-STTD 2026, Lulusan Dijamin Jadi ASN
Enam Warga Diamankan Aparat di Dekai Yahukimo, Akhirnya Dibebaskan
Duka di Balik Kontak Senjata Nduga: Praka Satria Taopan Gugur dalam Tugas
Dana Desa Tahap II Distrik Apalapsili Cair, Penyaluran Dipusatkan di Bank Papua Elelim
Awal Tahun 2026, Stok BBM di Kenyam Nduga Dipastikan Aman dan Mencukupi
Membentang di 3 Provinsi, Luas Taman Nasional Lorentz Tembus 2,4 Juta Hektare
Berita ini 2 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:12 WIT

Maraton Kunker Wapres Gibran di Papua: Dari Sekolah Rakyat Biak, Main Bola di Wamena, hingga Agendakan Yahukimo

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:51 WIT

Usai dari Biak Numfor, Gibran Lanjutkan Kunjungan ke Wamena

Senin, 12 Januari 2026 - 10:17 WIT

Pemkab Jayawijaya Pastikan Rekrutmen Taruna PTDI-STTD 2026, Lulusan Dijamin Jadi ASN

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:40 WIT

Enam Warga Diamankan Aparat di Dekai Yahukimo, Akhirnya Dibebaskan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:45 WIT

Duka di Balik Kontak Senjata Nduga: Praka Satria Taopan Gugur dalam Tugas

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!