Indonesia Hadirkan Diplomasi Humanis di 50 Tahun Kemerdekaan Papua Nugini

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 14:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (PNG) | Dalam momentum perayaan 50 Tahun Kemerdekaan Papua Nugini (PNG), Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menggelar serangkaian kegiatan kemanusiaan melalui Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial. Langkah ini menjadi wujud diplomasi pertahanan Indonesia yang humanis sekaligus bersahabat lintas negara.

Seperti diberitakan KBRN Port Moresby, kegiatan tersebut melibatkan dua kapal perang Indonesia, yakni KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 dan KRI Raden Eddy Martadinata-331, yang hadir sebagai andalan Satgas Port Visit 2025. Kehadiran kedua kapal itu bukan hanya simbol kekuatan bangsa, melainkan juga membawa misi kemanusiaan dan persaudaraan.

Baca Juga :  KPK Sita Rp1,6 Miliar dari Hasil Produksi Sawit di Kasus Eks Sekretaris MA Nurhadi

Bakti kesehatan dilaksanakan di atas KRI WSH-991 dengan pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat. Lebih dari 200 pengunjung, termasuk warga negara Indonesia (WNI) maupun masyarakat Papua Nugini, menerima layanan medis tersebut. Tenaga medis TNI tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga menebarkan semangat persaudaraan lintas batas negara. Antusiasme masyarakat pun menjadi bukti penerimaan hangat atas kontribusi nyata Indonesia di PNG.

Selain layanan medis, TNI turut menggelar bakti sosial berupa pembersihan dan pengecatan rumah ibadah, serta membagikan paket sembako kepada masyarakat. Aksi ini mencerminkan kepedulian Indonesia terhadap kehidupan sosial warga setempat.

Baca Juga :  Kim Jong Un Awasi Langsung Uji Coba Rudal Jelajah Strategis Jelang Akhir Tahun

Menurut Biro Infohan Setjen Kemhan, rangkaian kegiatan ini menegaskan bahwa diplomasi tidak hanya dilakukan melalui forum resmi, tetapi juga lewat aksi nyata yang langsung menyentuh masyarakat. Kehadiran Satgas Port Visit 2025 di Papua Nugini dipandang bukan sekadar penugasan militer, melainkan juga misi kemanusiaan yang memperkuat persaudaraan regional sekaligus mengemban kehormatan bangsa Indonesia. [Red]

BERITA LAINNYA

Gedung Putih Tegaskan Sikap Trump soal Greenland Tetap Sama
China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi
Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa
KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada
Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland
Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral
Setelah Maduro, Trump Isyaratkan Tumbangkan Presiden Kolombia dan Pemimpin Iran
AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam Operasi Militer Rahasia
Berita ini 5 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:19 WIT

Gedung Putih Tegaskan Sikap Trump soal Greenland Tetap Sama

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIT

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIT

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:05 WIT

KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

Berita Terbaru

Eropa - Amerika

Gedung Putih Tegaskan Sikap Trump soal Greenland Tetap Sama

Jumat, 16 Jan 2026 - 12:19 WIT

error: Content is protected !!