China Dorong Keterbukaan dan Inovasi Global di Forum APEC Korea Selatan

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 13:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Beijing) | China menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan ekonomi dan kolaborasi global dalam Pertemuan Para Pemimpin Ekonomi APEC di Korea Selatan. Sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia, China menempatkan diri sebagai motor utama pertumbuhan dan kemakmuran di kawasan Asia-Pasifik. Negara ini melakukannya melalui strategi perdagangan terbuka dan inovasi teknologi.

Dalam lima tahun terakhir, China mempertahankan posisinya sebagai negara perdagangan barang terbesar di dunia. Sementara itu, China juga menjadi negara perdagangan jasa terbesar kedua. Nilai investasi asing yang masuk melebihi 700 miliar dolar AS. Hubungan dagang dengan negara-negara APEC tumbuh 2 persen setiap tahun. Angkanya mencapai 19,41 triliun yuan atau sekitar 2,74 triliun dolar AS.

Baca Juga :  Paus Leo XIV Kirim Bantuan Medis untuk Anak-Anak di Gaza

Kebijakan ekonomi China, seperti Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (BRI), Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP), dan Zona Perdagangan Bebas China-ASEAN, memperkuat konektivitas ekonomi kawasan. Selain itu, kebijakan ini memperluas kolaborasi di sektor hijau, digital, dan kecerdasan buatan (AI).

“Hambatan perdagangan di kawasan akan terus berkurang, sementara kolaborasi lintas industri akan meningkat — terutama dalam bidang teknologi hijau dan AI,” ujar Liu Jing, Kepala Ekonom China Raya di HSBC.

Selain menjadi episentrum perdagangan, China menempatkan inovasi sebagai pendorong utama pembangunan ekonomi. Keunggulan di bidang AI, robotika, dan energi terbarukan menjadikan negara ini pemimpin global dalam teknologi tinggi.

“Semakin banyak perusahaan asing membangun pusat penelitian di China. Sementara itu, perusahaan China memperluas jangkauan global mereka. Hal ini menciptakan efek limpahan positif bagi seluruh kawasan Asia-Pasifik,” tambah Liu.

Menurut Dai Erbiao, Direktur Asian Growth Research Institute, kerja sama lintas sektor yang ditekankan China telah membantu Asia-Pasifik menjadi pusat global inovasi ilmiah dan teknologi. Ia meyakini, sebagai tuan rumah APEC berikutnya, China akan memperkuat sinergi regional melalui pengembangan industri hijau, teknologi hayati, dan sektor perawatan kesehatan.

Baca Juga :  Putin–Zelensky Direncanakan Gelar Pertemuan Bilateral, Swiss Siap Jadi Tuan Rumah

Keterbukaan dan inovasi berkelanjutan membuat China tetap menjadi pilar stabilitas ekonomi dunia. Selain itu, China juga menjadi mitra utama dalam mewujudkan pertumbuhan inklusif di kawasan Asia-Pasifik. [Red]

BERITA LAINNYA

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi
Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa
KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada
Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland
Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral
Setelah Maduro, Trump Isyaratkan Tumbangkan Presiden Kolombia dan Pemimpin Iran
AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam Operasi Militer Rahasia
Penjualan Tesla Anjlok pada 2025, BYD Resmi Salip Pasar EV Global
Berita ini 4 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIT

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIT

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:05 WIT

KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:42 WIT

Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!