InfoMatoa, (Jakarta) | Rencana pertemuan bilateral antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mulai dipersiapkan dengan berbagai opsi yang masih dibahas.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan bahwa kedua pemimpin telah menyatakan kesediaan untuk duduk bersama, sementara tim keamanan nasional AS akan membantu mewujudkan pertemuan itu.
Leavitt mengungkapkan, ada usulan agar pertemuan hanya melibatkan Putin dan Zelensky tanpa kehadiran pihak ketiga. Menurutnya, Presiden Donald Trump menyetujui gagasan tersebut karena ada sejumlah isu perang yang hanya bisa diputuskan oleh kedua negara.
Lebih lanjut, Leavitt memastikan bahwa Putin telah berjanji mengadakan pembicaraan dengan Zelensky.
“Dia sudah berkomitmen, dan itu yang baru saja saya jawab,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Swiss, Ignazio Cassis, menyatakan kesediaan negaranya menjadi tuan rumah perundingan damai.
Ia menegaskan bahwa Swiss siap mengatur pertemuan tersebut meskipun terdapat surat perintah penangkapan internasional terhadap Putin.
“Kami dapat melakukannya karena peran khusus kami dan posisi Jenewa sebagai markas besar PBB di Eropa,” kata Cassis.
[Red]









