InfoMatoa, (Nabire) | Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua Tengah, Alexander Gobai, melantik lima kepengurusan Kadin kabupaten—Intan Jaya, Dogiyai, Deiyai, Puncak, dan Paniai—di LPP RRI Nabire, Senin (17/11).
Alexander Gobai menegaskan pentingnya kolaborasi antara Kadin provinsi dan kabupaten. Kolaborasi ini bertujuan mendorong pembangunan ekonomi Papua Tengah secara modern dan berkelanjutan.
“Provinsi dan kabupaten akan berjalan bersama-sama. Kita kembangkan dengan alat yang lebih canggih. Kita hadir untuk melakukan pelantikan agar kita tidak berpikir lokal, tetapi berpikir modern,” ujarnya.
Ia berharap pengurus Kadin baru menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Targetnya, sedikitnya 20 pengusaha sukses tercetak dalam lima tahun mendatang.
“Kesempatan hanya datang satu kali. Jadi kita harus berani, tidak boleh takut. Lima kabupaten yang dilantik hari ini punya harapan besar dari para bupati,” kata Alexander.
Alexander menekankan pentingnya koordinasi terpadu dengan investor yang masuk ke Papua Tengah. Seluruh alur kerja harus melalui satu pintu agar pengelolaan investasi terkontrol dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Kalau bicara soal ekonomi, kita punya tugas bersama. Kita bisa masukkan semuanya ke kabupaten dan mengambil bagian dari investor supaya berjalan baik,” tuturnya.
Kadin Papua Tengah berencana menggelar forum diskusi dalam waktu dekat. Forum ini akan menindaklanjuti arahan Gubernur Papua Tengah dan menyusun rencana kerja terintegrasi bersama organisasi seperti KAPP, Gapensi, Gapegnas, APSSI, dan HIPMI.
“Tahun depan kita harus take off. Apa yang bisa diselesaikan tahun ini, kita selesaikan. Tahun depan kita terbang,” tutup Alexander Gobai.
Harapannya, dengan kepengurusan KADIN Nabire baru, tata kelola ekonomi Papua Tengah semakin terarah dan transparan. Pelantikan membuka peluang usaha baru, memperkuat kapasitas pengusaha asli Papua, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. [Red]









