InfoMatoa, (Teluk Bintuni) | Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Teluk Bintuni menggelar resepsi Milad Muhammadiyah ke-113 di Halaman Masjid Al-Munawarah, Distrik Bintuni, Rabu (19/11). Perayaan berlangsung khidmat dengan mengusung tema nasional “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”. Perayaan tersebut menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam memperkuat peran sosial, pendidikan, dan dakwah berkemajuan.
Ketua Panitia Milad, Muksin Inai, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Milad bukan sekadar seremoni saja. Peringatan Milad juga menjadi momentum memperkokoh peran Muhammadiyah dalam peningkatan kualitas SDM.
“Pendidikan formal harus diimbangi dengan pengetahuan keagamaan di masjid maupun gereja sebagai benteng moral generasi muda di tengah perubahan zaman,” ujarnya.
Muksin juga melaporkan sejumlah kegiatan sosial yang telah digelar, seperti jalan sehat, donor darah, dan pemeriksaan kesehatan. Menurutnya, rangkaian kegiatan ini sejalan dengan visi pemerintah daerah bahwa kesehatan masyarakat adalah fondasi utama pembangunan. Ia turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Teluk Bintuni. Yakni, berupa bantuan Rp50 juta melalui Kabag Kesra. Selain itu, kontribusi sekolah dan perguruan tinggi Muhammadiyah yang turut menyukseskan pelaksanaan Milad.
Ketua PDM Teluk Bintuni, Abdul Talib Kurita, menegaskan bahwa usia 113 tahun menjadi bukti keteguhan Muhammadiyah. Hingga lebih dari satu abad, Muhammadiyah tetap menjaga konsistensi gerakan dakwah Islam berkemajuan. Ia menekankan bahwa keberadaan Muhammadiyah di Papua Barat, termasuk Teluk Bintuni, membawa misi besar melalui layanan pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan kerja sosial.
“Kita ingin memastikan kehadiran Muhammadiyah memberi manfaat nyata, khususnya bagi saudara-saudara kita orang asli Papua (OAP), dan seluruh masyarakat di Tanah Sisar Matiti,” tegasnya.
Menurut Abdul Talib, tema Milad tahun ini memiliki dua makna pokok: memperluas usaha kesejahteraan sosial-ekonomi serta memperkuat kesejahteraan spiritual. Tema tersebut, lanjutnya, juga mendorong lahirnya kebijakan yang menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Haris Tahir, menyampaikan apresiasi pemerintah terhadap kontribusi Muhammadiyah sebagai pilar pembangunan bangsa sejak sebelum kemerdekaan. [Red]









