Bupati Fakfak Tegaskan Pemangkasan Anggaran 2026 bagi OPD yang Serapan Rendah

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 11:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Fakfak) | Pemerintah Kabupaten Fakfak bersiap menata ulang alokasi anggaran daerah menyusul pernyataan tegas Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP. Bupati menegaskan bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan tingkat serapan anggaran rendah akan mengalami pengurangan pagu pada tahun anggaran 2026. Kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa efektivitas, efisiensi, dan kinerja kini menjadi tolok ukur utama dalam distribusi belanja publik.

Evaluasi Kinerja OPD dan Penyesuaian Anggaran

Saat ditemui di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ma’ruf Amin, Jl. Dr. Salasa Namudat, Fakfak, Bupati Samaun menyoroti rendahnya kinerja sejumlah OPD meski mengelola anggaran besar. Menurutnya, rendahnya serapan anggaran bukan hanya persoalan administrasi, tetapi juga mencerminkan lemahnya perencanaan dan eksekusi program kerja.

Saya menyoroti OPD yang anggarannya besar, tetapi serapannya rendah. Kami akan mengevaluasi secara serius. Untuk tahun 2026, kami akan menyesuaikan anggaran mereka agar tidak terlalu besar jika memang tidak mampu direalisasikan,” ujar Bupati Samaun.

Ia menegaskan bahwa APBD harus dialokasikan sesuai kapasitas dan kesiapan teknis masing-masing perangkat daerah.

Baca Juga :  KPPN Fakfak Sosialisasikan Coretax dan SAKTI

Pemkab Fakfak menetapkan kebijakan penyesuaian anggaran di tengah penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Saat ini, penyusunan RKPD menjadi fokus utama pemerintah. Meski sedikit terlambat karena menunggu pembahasan bersama Bappeda Provinsi Papua Barat, Bupati Samaun memastikan bahwa evaluasi kinerja OPD akan menentukan arah pembangunan tahun depan.

Prioritas Pembangunan dan Mandat Kinerja

Menurut Bupati, penetapan anggaran tidak bisa lagi mengikuti pola lama yang bersifat rutinitas. Tahun anggaran 2026 menjadi momentum untuk memastikan setiap rupiah APBD benar-benar bekerja dan memberikan manfaat nyata. Pemerintah ingin anggaran tidak berhenti sebagai angka dalam dokumen perencanaan.

Anggaran harus diberikan proporsional dengan kapasitas OPD. Kalau tidak mampu menyerap, tidak perlu diberi anggaran besar. Kita ingin pembangunan berjalan efektif, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.

Kebijakan pemangkasan ini akan memengaruhi struktur prioritas pembangunan Fakfak pada 2026. OPD dengan kinerja baik akan memperoleh ruang lebih besar untuk melaksanakan program strategis. Sementara OPD yang lamban atau tidak adaptif harus memperbaiki tata kelola sebelum kembali mengajukan anggaran besar.

Baca Juga :  Ida Bagus Putu Suratna Resmi Menjabat Plt Sekda Teluk Bintuni

Bupati Samaun menekankan bahwa langkah ini bukan hukuman, tetapi upaya memperbaiki tata kelola keuangan daerah agar lebih logis, produktif, dan sejalan dengan tujuan pembangunan. Pemerintah daerah harus berani mengambil keputusan yang menempatkan kinerja sebagai dasar utama keberlanjutan anggaran.

Dengan kebijakan baru ini, Pemkab Fakfak berharap pembangunan tahun mendatang lebih presisi, efektif, dan berdampak. Anggaran tidak lagi diberikan sebagai rutinitas tahunan, melainkan sebagai mandat kinerja yang harus dipenuhi secara terukur. [Red]

BERITA LAINNYA

Pemkab Manokwari Tertibkan Kios Liar Pelabuhan Jelang Pesparawi 2026, Pedagang Dapat Santunan
BPK Temukan Dua Masalah Serius Layanan Kesehatan di Teluk Wondama: Tenaga Medis Terbatas, Sarpras Belum Memadai
Bupati Hasan Achmad Tegaskan Komitmen Percepatan SDM Kaimana Lewat Pendidikan, 24 Mahasiswa RPL Unimuda Diyudisium
Polres Fakfak Tegaskan Zero Tolerance Penyimpangan Anggaran, Kapolres: Setiap Rupiah adalah Amanah Rakyat
Ratusan Muslimah Wahdah Islamiyah Teluk Bintuni Ikuti Daurah Ramadhan, Siap Sambut Bulan Suci dengan Ilmu dan Akhlak
Pemkab Pegunungan Arfak Dorong Pendirian BUMD, Strategi Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Efisiensi Anggaran Pusat, Pemkab Manokwari Kaji Ulang Pembiayaan Honorer
Kepala BLK Fakfak Dorong Pemerintah Perkuat SDM Lokal Hadapi Lonjakan Investasi
Berita ini 1 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:09 WIT

Pemkab Manokwari Tertibkan Kios Liar Pelabuhan Jelang Pesparawi 2026, Pedagang Dapat Santunan

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:17 WIT

BPK Temukan Dua Masalah Serius Layanan Kesehatan di Teluk Wondama: Tenaga Medis Terbatas, Sarpras Belum Memadai

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:46 WIT

Bupati Hasan Achmad Tegaskan Komitmen Percepatan SDM Kaimana Lewat Pendidikan, 24 Mahasiswa RPL Unimuda Diyudisium

Senin, 12 Januari 2026 - 12:04 WIT

Polres Fakfak Tegaskan Zero Tolerance Penyimpangan Anggaran, Kapolres: Setiap Rupiah adalah Amanah Rakyat

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:11 WIT

Ratusan Muslimah Wahdah Islamiyah Teluk Bintuni Ikuti Daurah Ramadhan, Siap Sambut Bulan Suci dengan Ilmu dan Akhlak

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!