China Targetkan Persalinan Gratis Secara Nasional Mulai 2026

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Beijing) | Pemerintah China mengumumkan rencana ambisius untuk memberlakukan kebijakan persalinan gratis secara nasional mulai 2026 melalui skema asuransi kesehatan nasional. Kebijakan ini bertujuan meringankan beban finansial keluarga. Selain itu, pemerintah merespons tren penurunan angka kelahiran di negara tersebut.

Pemerintah mengumumkan rencana tersebut dalam Konferensi Jaminan Kesehatan Nasional pada Sabtu (13/12). Otoritas China menyebut kebijakan ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Melalui langkah ini, pemerintah mendorong masyarakat memiliki anak dengan menekan biaya medis selama kehamilan dan persalinan.

Target kami pada tahun depan adalah memastikan biaya dasar persalinan sepenuhnya ditanggung oleh program asuransi kesehatan nasional. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya pribadi untuk layanan persalinan standar,” ujar perwakilan otoritas jaminan kesehatan China.

Selain persalinan, pemerintah akan meningkatkan cakupan biaya pemeriksaan prenatal sesuai kemampuan dana asuransi nasional. Saat ini, tujuh daerah setingkat provinsi telah menerapkan kebijakan tersebut. Daerah itu antara lain Jilin, Jiangsu, dan Shandong.

Baca Juga :  PBB Tingkatkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Setelah Gencatan Senjata

Namun demikian, para pejabat menegaskan jaminan tersebut hanya berlaku untuk layanan medis standar. Jika orang tua memilih layanan premium atau menggunakan obat dan alat medis di luar katalog dasar, mereka tetap menanggung biaya tambahan secara mandiri.

Baca Juga :  ASEAN Mantapkan Komitmen Transisi Energi Berkelanjutan Jelang AMEM ke-43 di Kuala Lumpur

Administrasi Jaminan Kesehatan Nasional China juga berencana memperluas cakupan asuransi kehamilan. Kebijakan ini menyasar pekerja fleksibel, pekerja migran, serta pekerja di sektor pekerjaan baru. Saat ini, program asuransi kehamilan telah mencakup sekitar 255 juta orang.

Melalui kebijakan persalinan gratis dan perluasan asuransi kehamilan ini, pemerintah China berupaya menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi keluarga muda. Selain itu, langkah ini memperkuat perlindungan kesehatan ibu dan anak. Pemerintah juga berharap kebijakan ini dapat membalik tren penurunan angka kelahiran secara bertahap demi keberlanjutan sosial dan demografi nasional.
[Red]

BERITA LAINNYA

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi
Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa
KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada
Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland
Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral
Setelah Maduro, Trump Isyaratkan Tumbangkan Presiden Kolombia dan Pemimpin Iran
AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam Operasi Militer Rahasia
Penjualan Tesla Anjlok pada 2025, BYD Resmi Salip Pasar EV Global
Berita ini 4 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIT

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIT

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:05 WIT

KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:42 WIT

Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!