InfoMatoa, (Merauke) | Komisi II DPRD Provinsi Papua Selatan memberikan perhatian serius terhadap lonjakan jumlah penumpang dan barang menjelang hari raya, Kamis (18/12). Ketua Komisi II DPRD Papua Selatan, Yulians Charles Gomar, menyebut kondisi tersebut sebagai tantangan besar bagi para operator transportasi. Mereka harus memberikan pelayanan yang tetap optimal kepada seluruh lapisan masyarakat.
Menurut Yulians, peningkatan aktivitas menjelang hari raya hampir selalu terjadi sehingga membutuhkan penanganan yang sangat khusus. Di satu sisi, operator wajib mematuhi aturan yang berlaku. Namun di sisi lain, masyarakat sangat membutuhkan kelancaran layanan transportasi tersebut. Karena itu, ia menilai perlu ada solusi bersama agar pelayanan tetap berjalan aman serta tertib.
Komisi II DPRD Papua Selatan, lanjut Yulians, menyepakati perlunya penambahan armada transportasi guna mengantisipasi lonjakan penumpang dan barang. Langkah tersebut memegang peran penting agar pelayanan tetap lancar. Selain itu, upaya ini meminimalkan risiko keterlambatan maupun gangguan keselamatan. Pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait guna memastikan langkah tersebut berjalan nyata.
Selain penambahan armada, Yulians juga menyoroti perlunya diskresi dalam hal pengelolaan kontainer di pelabuhan. Ia mengusulkan agar pemilik barang langsung mengeluarkan kontainer dari pelabuhan untuk membongkar isinya di tempat tujuan. Cara ini bertujuan agar tidak terjadi penumpukan barang. Komisi II DPRD Papua Selatan berkomitmen terus mengawal koordinasi demi kelancaran pelayanan menjelang hari raya ini. [Red]









