InfoMatoa, (Nduga) | Kisah kebersamaan yang hangat terukir di Kampung Yigi, Kabupaten Nduga. Suasana pegunungan yang hening kini berubah menjadi penuh sukacita. Pasalnya, prajurit Satgas Yonif 400/Banteng Raiders bersinergi dengan masyarakat setempat. Mereka membangun pohon Natal sebagai simbol perdamaian bersama.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (23/12) dan mengubah suasana kampung. Prajurit dan warga memanfaatkan bahan sederhana dari alam sekitar. Selanjutnya, mereka bahu-membahu menciptakan mahakarya Natal yang menjulang tinggi. Hal ini membuktikan keharmonisan kuat di tanah para leluhur.
Natal sebagai Momen Kasih dan Persaudaraan
Danpos Yigi, Lettu Inf Aldo Syan S., memberikan penjelasan mendalam terkait kegiatan ini. Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk pendekatan humanis bagi masyarakat. Fokus utamanya adalah menyentuh aspek sosial serta spiritual warga. Oleh karena itu, TNI hadir sebagai bagian keluarga besar Nduga.
“Kami ingin menghadirkan sukacita Natal bersama masyarakat Kampung Yigi. Natal adalah momen kasih dan damai, sehingga kami berupaya merayakannya bersama warga sebagai satu keluarga besar,” ujar Lettu Aldo.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini bertujuan menumbuhkan ikatan emosional yang kuat. Selain itu, program tersebut mempertebal rasa saling percaya antara TNI dan rakyat. Hal ini sangat penting mengingat tantangan geografis serta keamanan yang dinamis.
Respons Hangat: Rasa Aman dalam Kebersamaan
Keterlibatan langsung para prajurit TNI mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat. Waipen Murib selaku perwakilan warga menyatakan rasa bangga yang mendalam. Ternyata, kepedulian prajurit “Banteng Raiders” sangat menyentuh hati penduduk setempat.
“Kami merasa senang dan dihargai. Bapak-bapak TNI mau bekerja bersama kami membangun dan menghias pohon Natal. Ini membuat kami semakin merasa dekat dan aman,” ungkap Waipen dengan sumringah.
[Red]









