Trump Tegaskan Tak Ada Kesepakatan Damai Rusia–Ukraina Tanpa Persetujuan AS

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 09:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Amerika Serikat) | Presiden Donald Trump menegaskan kesepakatan perang Rusia-Ukraina memerlukan persetujuan Washington. Ia menyampaikan hal itu menjelang pertemuan dengan Presiden Volodymyr Zelensky di Florida. Pertemuan tersebut rencananya akan berlangsung pada hari Minggu mendatang.

Dia (Zelensky) tidak memiliki apa pun sampai saya menyetujuinya,” ujar Trump kepada Politico. Beliau juga menegaskan posisi Amerika Serikat sebagai aktor kunci dalam penyelesaian konflik.

Trump akan mencermati usulan Zelensky dalam pertemuan tersebut secara langsung. Ia merasa sangat optimistis pembicaraan itu berlangsung secara konstruktif.

Kita akan lihat apa yang dia miliki. Saya pikir pembicaraan dengannya akan berjalan dengan baik,” kata Trump.

Selain membahas Ukraina, Trump juga menyinggung diplomasi paralel dengan Rusia. Ia meyakini dialog dengan Vladimir Putin akan berjalan dengan baik. Oleh karena itu, ia berharap dapat segera berbicara langsung dengan pemimpin Kremlin tersebut.

Baca Juga :  Seteru Memanas, Ini Perbandingan Kekuatan Kapal Selam Nuklir AS vs Rusia

Sebelumnya, Presiden Zelensky mengonfirmasi rencana pertemuannya dengan Trump. Mereka akan membahas rancangan peta jalan guna mengakhiri perang. Pembahasan tersebut juga mencakup usulan jaminan keamanan serta kerja sama ekonomi.

Kepada Axios, Zelensky menyebut tujuan utama pembicaraan adalah menyelesaikan kerangka kerja penghentian perang. Ia menilai proses diplomasi kini memasuki tingkat selanjutnya. Maka dari itu, para presiden perlu terlibat langsung demi mempercepat pengambilan keputusan.

Baca Juga :  AS dan Rusia Rencanakan Pertemuan di Florida, Fokus Akhiri Perang Ukraina

Sementara itu, pihak Kremlin menyatakan Moskow dan Washington sepakat menjaga komunikasi. Komunikasi ini berkaitan erat dengan kemungkinan penyelesaian konflik. Namun, kedua pihak belum merinci bentuk konkret dari kesepakatan tersebut.

Pertemuan Trump dan Zelensky bertujuan membuka jalan bagi langkah diplomatik yang terukur. Langkah ini mendorong semua pihak utama mewujudkan perdamaian berkelanjutan. Akhirnya, perang Rusia-Ukraina dapat berhenti melalui jalur dialog dan kesepakatan damai. [Red]

BERITA LAINNYA

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi
Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa
KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada
Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland
Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral
Setelah Maduro, Trump Isyaratkan Tumbangkan Presiden Kolombia dan Pemimpin Iran
AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam Operasi Militer Rahasia
Penjualan Tesla Anjlok pada 2025, BYD Resmi Salip Pasar EV Global
Berita ini 6 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIT

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIT

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:05 WIT

KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:42 WIT

Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!