ICC Beralih ke Open Desk Jerman, Tinggalkan Microsoft karena Tekanan Politik AS

- Jurnalis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 12:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Belanda) | Mahkamah Pidana Internasional (ICC) berencana mengganti perangkat lunak buatan Amerika Serikat (AS), Microsoft, dengan solusi teknologi asal Jerman bernama Open Desk. Langkah ini dilaporkan surat kabar Handelsblatt, Kamis (30/10), sebagai upaya memperkuat kemandirian digital lembaga internasional tersebut.

Langkah Pengurangan Ketergantungan

Keputusan ini muncul setelah laporan Financial Times pada September lalu mengungkap kekhawatiran ICC terhadap potensi sanksi dari Washington. Sanksi itu bisa memutus akses sistem teknologi secara tiba-tiba. Karena itu, ICC memilih mengurangi ketergantungan terhadap penyedia layanan asal AS.

Perangkat Lunak Pengganti

Pusat Kedaulatan Digital (Zendis) mengembangkan Open Desk atas permintaan Kementerian Dalam Negeri Jerman. Tujuan pengembangan ini ialah memperkuat kedaulatan digital dan mengurangi dominasi perusahaan teknologi global dalam sistem pemerintahan dan lembaga internasional.

Baca Juga :  Kemenkop dan LPDB Dorong Digitalisasi Koperasi Desa Lewat Platform Simkopdes

Menurut Handelsblatt, komponen utama sistem baru ini adalah paket Open Desk yang berisi produk dari delapan pengembang perangkat lunak Eropa. Meski staf ICC hanya sekitar 1.800 orang, transisi ini memiliki makna simbolis besar karena menunjukkan pergeseran pengaruh geopolitik di ranah teknologi global.

Kerja Sama dan Kontrak

ICC kini mengganti perangkat Microsoft dengan Open Desk dan sedang menyelesaikan tahap akhir kontrak kerja sama bersama Zendis.

Kami perlu mengurangi ketergantungan dan memperkuat otonomi teknologi pengadilan mengingat situasi saat ini.

ujar seorang perwakilan ICC yang dikutip Handelsblatt.
Microsoft menyatakan tetap menghargai hubungan baik dengan ICC dan optimistis kerja sama dapat berlanjut di masa depan.

Baca Juga :  Kim Jong Un: Latihan AS-Korsel Bisa Picu Perang di Semenanjung Korea

Latar Politik dan Tekanan Internasional

Dalam beberapa tahun terakhir, ICC menjadi sorotan karena mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pemimpin dunia, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Tindakan ini memicu kritik, dan beberapa negara, seperti Hungaria, keluar dari keanggotaan ICC.

Selain itu, kebijakan Presiden AS Donald Trump pernah menjatuhkan sanksi terhadap ICC, termasuk pembekuan aset dan larangan masuk bagi staf dan keluarga ke wilayah AS. Situasi ini mendorong ICC memperkuat kemandirian teknologi agar tak mudah terpengaruh tekanan politik internasional. [Red]

BERITA LAINNYA

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi
Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa
KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada
Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland
Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral
Setelah Maduro, Trump Isyaratkan Tumbangkan Presiden Kolombia dan Pemimpin Iran
AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam Operasi Militer Rahasia
Penjualan Tesla Anjlok pada 2025, BYD Resmi Salip Pasar EV Global
Berita ini 6 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIT

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIT

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:05 WIT

KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:42 WIT

Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!