InfoMatoa, (Beijing) | Wakil Kepala Komisi Kesehatan Nasional (National Health Commission/NHC) China, Guo Yanhong, menyampaikan bahwa negaranya kini menempati posisi kedua dunia dalam pengembangan obat baru.
Data tersebut mencatat bahwa lebih dari seperlima obat-obatan yang sedang dalam tahap penelitian global berasal dari pengembangan dalam negeri China.
Dalam beberapa tahun terakhir, industri farmasi China menunjukkan kemajuan pesat dengan hadirnya serangkaian obat inovatif yang telah mendapatkan persetujuan edar, termasuk sejumlah obat antikanker.
Pencapaian ini tidak hanya mengisi kekosongan portofolio pengobatan yang dikembangkan di dalam negeri, tetapi juga memperluas akses bagi pasien di berbagai bidang medis.
Salah satu obat unggulan yang dikembangkan China, Zanubrutinib, bahkan telah memperoleh izin penggunaan di berbagai negara lain.
Hal ini menandai langkah maju signifikan bagi kemampuan riset dan produksi farmasi China di kancah internasional.
Menurut Guo, perkembangan ini menjadi bukti bahwa investasi besar dalam penelitian, inovasi, dan industri farmasi telah menghasilkan kemajuan nyata, serta memperkuat posisi China sebagai pemain penting dalam kesehatan global. [Red]









