Kim Jong Un Tinjau Proyek Kapal Selam Nuklir, Perkuat Angkatan Laut Korut

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 07:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Korut) | Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meninjau langsung proyek kapal selam bertenaga nuklir. Beliau ingin memperkuat kemampuan tempur angkatan laut negaranya secara signifikan. Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan kegiatan tersebut pada Kamis (25/12). Kim menegaskan pentingnya percepatan modernisasi persenjataan nuklir angkatan laut. Pasalnya, situasi keamanan di Semenanjung Korea kini sedang tidak stabil.

Modernisasi Nuklir dan Kritik Terhadap AS

Beliau juga melontarkan kritik pedas terhadap Amerika Serikat dan Korea Selatan. Kedua negara tersebut berencana membangun serta mengoperasikan kapal selam bertenaga nuklir. Menurut Kim, kebijakan tersebut justru akan memperburuk ketegangan di kawasan. Oleh karena itu, Pyongyang memastikan akan memberikan respons balasan yang tegas dan setara.

Di tengah situasi keamanan negatif yang kini menjadi realitas, mempercepat modernisasi dan persenjataan nuklir angkatan laut secara lebih radikal merupakan tugas mendesak dan pilihan yang tak terelakkan,” ujar Kim seperti dikutip KCNA.

Rencana Pertahanan Nasional dan Harapan Diplomasi

Korea Utara sudah memasukkan program kapal selam nuklir ini sejak tahun 2021. Hal tersebut tertuang rapi dalam rencana lima tahun pertahanan nasional mereka. Pemerintah Pyongyang kini fokus memperluas kemampuan pencegah militer di sektor maritim. Langkah strategis ini muncul akibat peningkatan latihan militer gabungan antara AS dan Korea Selatan.

Baca Juga :  Drone Raksasa “Jiutian” China Berhasil Jalani Terbang Perdana, Siap Dukung Misi Sipil Skala Besar

Semua pihak berharap perkembangan militer ini tidak memicu konflik yang lebih buruk. Sebaliknya, stabilitas di Semenanjung Korea harus tetap menjadi prioritas utama bagi dunia. Dunia internasional terus mendorong langkah dialog dan diplomasi yang konstruktif antar-negara. Hal ini bertujuan untuk menciptakan perdamaian jangka panjang yang berkelanjutan bagi semua. [Red]

BERITA LAINNYA

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi
Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa
KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada
Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland
Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral
Setelah Maduro, Trump Isyaratkan Tumbangkan Presiden Kolombia dan Pemimpin Iran
AS Klaim Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam Operasi Militer Rahasia
Penjualan Tesla Anjlok pada 2025, BYD Resmi Salip Pasar EV Global
Berita ini 3 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:33 WIT

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIT

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Bersama Sekutu Eropa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:05 WIT

KBRI Ottawa Tegaskan Asia Tenggara Mitra Strategis Kanada

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:07 WIT

Delapan Negara Eropa Tolak Ambisi Trump Caplok Greenland

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:42 WIT

Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Tegaskan Stabilitas Hubungan Bilateral

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!