InfoMatoa, (Kab. Pegunungan Arfak) | Dalam rangka menyambut dan memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak melalui Panitia HUT RI ke-80 menerbitkan edaran resmi bernomor: 04.1.1/07/2025 yang berisi lima instruksi langsung dari Bupati Pegunungan Arfak.
Instruksi tersebut disampaikan untuk memastikan pelaksanaan upacara puncak yang akan digelar pada Minggu, 17 Agustus 2025, di Lapangan Iray, Distrik Anggi, berjalan dengan tertib, khidmat, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Ketua Panitia HUT RI ke-80 Kabupaten Pegunungan Arfak, Jani S. Saiba, menyampaikan bahwa kelima poin instruksi ini wajib ditaati oleh seluruh aparatur pemerintahan, lembaga, dan masyarakat yang ada di wilayah Pegunungan Arfak.
Pertama, seluruh ASN, Asisten, Kepala Badan, Sekretaris Dewan, Kepala Bagian, Kepala Dinas, pejabat eselon III dan IV, serta tenaga P3K di lingkungan Pemerintah Daerah wajib hadir dalam upacara dan menggunakan seragam batik KORPRI lengkap dengan topi hitam KORPRI.
Kedua, 10 Kepala Distrik beserta staf juga diwajibkan hadir dan mengikuti upacara puncak HUT RI ke-80 di Lapangan Iray, Anggi.
Ketiga, seluruh pimpinan instansi pemerintahan, lembaga vertikal, perbankan, BUMD, dan pelaku usaha diimbau untuk memasang spanduk ucapan HUT RI ke-80 secara serentak di sekitar Lapangan Iray, Anggi mulai dari tanggal 1 hingga 31 Agustus 2025.
Keempat, ditetapkan bahwa pusat pelaksanaan upacara puncak peringatan HUT RI ke-80 adalah Lapangan Iray, Anggi, dan diikuti oleh seluruh ASN dari lingkungan Pemda hingga ke-10 distrik.
Kelima, upacara ini menjadi momen penting karena akan menjadi upacara perdana di bawah kepemimpinan Bupati Dominggus Saiba, S.Pd.K., M.Si, dan Wakil Bupati Andy Salabai, S.K.M., atau yang dikenal dengan singkatan DOMAN.
Jani S. Saiba menegaskan pentingnya partisipasi seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, pemuda, mahasiswa, dan perwakilan masyarakat dari seluruh distrik.
“Panitia berharap semua unsur mulai dari pejabat, ASN, kepala distrik, perbankan, pelaku usaha, hingga masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat hadir dan ambil bagian dalam momen penting ini,” tegasnya.
Peringatan HUT RI ke-80 tahun ini di Pegunungan Arfak tidak hanya menjadi simbol nasionalisme, tetapi juga menjadi titik awal semangat baru di bawah kepemimpinan DOMAN dalam membangun daerah yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. (Red)









