BGN Ajak Masyarakat Manokwari Kawal Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 12:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoMatoa, (Manokwari) | Badan Gizi Nasional (BGN) mengajak masyarakat Manokwari untuk terlibat aktif dalam mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), demi memastikan program tersebut tepat sasaran dan memenuhi standar kesehatan bagi seluruh peserta didik penerima manfaat.

Pengawasan Publik Menjaga Kualitas MBG

Perwakilan Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN, Gusti Yudha, menegaskan pentingnya partisipasi publik. Selain itu, ia menekankan bahwa pemerintah harus menyediakan makanan aman, segar, dan bergizi bagi anak-anak sekolah sebagai penerima MBG.

Kita semua ikut mengawasi karena yang dapat MBG adalah anak-anak kita sendiri. Jika ditemukan hal-hal negatif dalam penyaluran MBG segera laporkan kepada perwakilan BGN Papua Barat,” ujarnya dalam kegiatan sosialisasi bersama Anggota Komisi IX DPR RI, Obet Rumbruren.

Gusti menjelaskan bahwa makanan MBG memiliki standar ketat, termasuk batas waktu konsumsi maksimal empat jam setelah dimasak. Jika melewati batas waktu tersebut, risiko kontaminasi bakteri meningkat dan dapat menimbulkan keracunan. Karena itu, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib memperhatikan waktu distribusi, standar higienis, serta keamanan pangan.

Baca Juga :  Dewan Adat Sorendiweri Gelar Sosialisasi MBG dan Koperasi Merah Putih: Dorong Supiori Baru yang Sehat dan Mandiri

Standar Gizi dan Kesiapan SPPG Manokwari

Ia memaparkan empat prinsip utama dalam penyediaan menu MBG. Prinsip tersebut meliputi pemenuhan kalori sesuai jenjang pendidikan, gizi seimbang, standar higienis, dan keamanan pangan. Oleh karenanya, menu MBG harus mencakup karbohidrat, protein, sayur, serta buah atau serat.

Standar kebutuhan energi harian sudah ditetapkan. Kebutuhan tersebut mencakup 328 kkal untuk siswa TK/PAUD, 368,8–531 kkal untuk SD, 531 kkal untuk SMP, dan 762,5 kkal untuk SMA. Karena itu, pemerintah menetapkan kewajiban bagi setiap dapur SPPG untuk mempekerjakan seorang ahli gizi.

Program MBG, lanjutnya, menjadi bagian dari strategi nasional menuju Generasi Emas 2045. Selanjutnya, program ini bertujuan meningkatkan status gizi anak dan menekan stunting serta anemia. Sebagai tambahan, program ini juga memperluas akses pangan di berbagai daerah, termasuk Papua Barat.

Baca Juga :  40 Peserta Pelatihan Pemandu Ekowisata Teluk Wondama Jalani Praktik Lapangan Intensif di Bukit Aitumieri

Pemerintah berharap masyarakat tidak hanya menjadi pengawas dalam pelaksanaan program ini. Akan tetapi, masyarakat juga dapat menyediakan bahan pangan lokal melalui koperasi atau BUMDes untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG setiap hari.

Anggota Komisi IX DPR RI, Obet Rumbruren, menilai pengawasan masyarakat sangat penting, terutama di wilayah yang memiliki tantangan geografis seperti Papua Barat. Ia menegaskan bahwa DPR RI mendukung penuh transparansi suplai bahan baku dan peran aktif sekolah serta orang tua.

Anak-anak Papua harus menerima makanan yang benar-benar bergizi, aman, dan sesuai standar yang ditetapkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BGN Perwakilan Papua Barat, Erika Vionita Werinussa, mengungkapkan bahwa lima dari 20 SPPG di Kabupaten Manokwari telah memiliki Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan Manokwari. Sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa dapur telah memenuhi standar higienis dan sanitasi, serta menjamin mutu makanan untuk penerima manfaat MBG. [Red]

BERITA LAINNYA

Pemkab Manokwari Tertibkan Kios Liar Pelabuhan Jelang Pesparawi 2026, Pedagang Dapat Santunan
BPK Temukan Dua Masalah Serius Layanan Kesehatan di Teluk Wondama: Tenaga Medis Terbatas, Sarpras Belum Memadai
Bupati Hasan Achmad Tegaskan Komitmen Percepatan SDM Kaimana Lewat Pendidikan, 24 Mahasiswa RPL Unimuda Diyudisium
Polres Fakfak Tegaskan Zero Tolerance Penyimpangan Anggaran, Kapolres: Setiap Rupiah adalah Amanah Rakyat
Ratusan Muslimah Wahdah Islamiyah Teluk Bintuni Ikuti Daurah Ramadhan, Siap Sambut Bulan Suci dengan Ilmu dan Akhlak
Pemkab Pegunungan Arfak Dorong Pendirian BUMD, Strategi Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Efisiensi Anggaran Pusat, Pemkab Manokwari Kaji Ulang Pembiayaan Honorer
Kepala BLK Fakfak Dorong Pemerintah Perkuat SDM Lokal Hadapi Lonjakan Investasi
Berita ini 2 kali dibaca

BERITA LAINNYA

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:09 WIT

Pemkab Manokwari Tertibkan Kios Liar Pelabuhan Jelang Pesparawi 2026, Pedagang Dapat Santunan

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:17 WIT

BPK Temukan Dua Masalah Serius Layanan Kesehatan di Teluk Wondama: Tenaga Medis Terbatas, Sarpras Belum Memadai

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:46 WIT

Bupati Hasan Achmad Tegaskan Komitmen Percepatan SDM Kaimana Lewat Pendidikan, 24 Mahasiswa RPL Unimuda Diyudisium

Senin, 12 Januari 2026 - 12:04 WIT

Polres Fakfak Tegaskan Zero Tolerance Penyimpangan Anggaran, Kapolres: Setiap Rupiah adalah Amanah Rakyat

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:11 WIT

Ratusan Muslimah Wahdah Islamiyah Teluk Bintuni Ikuti Daurah Ramadhan, Siap Sambut Bulan Suci dengan Ilmu dan Akhlak

Berita Terbaru

Asia - Pasifik

China Perkuat Ambisi Internet Satelit di Orbit Rendah Bumi

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:33 WIT

error: Content is protected !!