InfoMatoa, (Kaimana) | Yayasan Al-Mahabbah Kaimana yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan keagamaan kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat. Sabtu (20/9), yayasan menyalurkan bantuan dana sebesar Rp30 juta untuk pembangunan rumah singgah warga Etna di Kompleks Telkom Kaimana, serta Rp40 juta untuk pembangunan menara lonceng Gereja GKI Jemaat Maranatha Kampung Yarona, Distrik Buruway.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Yayasan Al-Mahabbah, Hasan Slamet Sirfefa. Dalam keterangannya, Hasan menegaskan bahwa pemberian ini merupakan wujud kepedulian yayasan untuk hadir dan berkontribusi dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Ia juga menyebut bahwa dukungan dari anggota DPR Papua Barat, Jamiah Qomariah, sangat berarti bagi lahir dan berkembangnya yayasan ini.
“Sebagai ketua yayasan saya mengucapkan terima kasih kepada DPR Papua Barat Ibu Jamiah Qomariah yang dengan setulus hati mendukung proses berdirinya yayasan ini. Bantuan rumah singgah dan menara lonceng gereja ini juga lahir dari perhatian beliau saat reses tahun lalu,” ujar Hasan.
Selain fokus pada bidang sosial dan keagamaan, Yayasan Al-Mahabbah juga aktif bergerak di sektor pendidikan dan ekonomi. Yayasan ini telah beberapa kali menyalurkan bantuan untuk anak-anak Kaimana di berbagai kota studi, serta tengah menyiapkan program pemberian modal usaha kecil untuk mendorong perekonomian masyarakat.
Mewakili penerima bantuan, Sekretaris Gereja GKI Jemaat Maranatha Yarona, Feri Paulus Hutapea, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Yayasan Al-Mahabbah. Ia menilai keberadaan yayasan ini telah memberi jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat.
“Yayasan ini sangat membantu, bukan hanya bagi kami umat gereja, tetapi juga bagi saudara-saudara dari Etna yang kini mendapat rumah singgah layak. Yayasan Al-Mahabbah luar biasa karena hadir melintasi sekat perbedaan. Semoga terus berkembang untuk melayani,” ungkapnya.
Sejak berdiri pada 15 Juli 2024, Yayasan Al-Mahabbah Kaimana konsisten memperkuat perannya sebagai mitra masyarakat dalam bidang sosial, keagamaan, pendidikan, dan ekonomi, dengan semangat kepedulian dan solidaritas lintas kelompok. [Red]









